Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tujuh Bulan Jabat Anggota Parlemen Jepang, Mantan Youtuber Dipecat

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Maret 2023
Tujuh Bulan Jabat Anggota Parlemen Jepang, Mantan Youtuber Dipecat

Yoshikazu Higashitani alias GaaSyy dipecat sebagai anggota Parlemen Jepang usai absen sejak terpilih (Foto: @gaasyy_ch/Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SOSOK artis menjadi pejabat penting bukan merupakan sesuatu yang aneh di dunia. Seperti di Indonesia hingga Ukraina, sosok yang biasanya populer di internet atau di layar kaca bisa saja bergabung dengan partai tertentu dan sukses menjadi pejabat.

Salah satu contoh yang sukses ialah Volodymyr Zelenskyy yang merupakan Presiden Ukraina. Sebelum menjabat, ia diketahui sebagai sosok komedian di negara tersebut. Sekarang ia menjadi sosok yang terus berjuang memimpin negaranya dalam melawan invasi Rusia.

BACA JUGA:

Mengenal Setsubun, Tradisi Melempar Kacang pada Setan di Jepang

Namun, jejak kesuksesan serupa tak diikuti seorang Youtuber populer di Jepang bernama Yoshikazu Higashitani yang sempat diangkat menjadi anggota parlemen. Mantan Youtuber yang populer dengan sebutan GaaSyy itu dikenal di 'Negeri Sakura' sebagai sosok yang agak kontroversial, mengingat ia merupakan seorang YouTuber yang terkenal memberitakan berbagai gosip selebritas di Jepang.

parlemen jepang
Komisi Disiplin Sangiin sempat memerintahkan Higashitani hadiri sidang parlemen dan meminta maaf atas ketidakhadirannya selama ini. (Foto: Wikipedia)

Walau begitu, ia tampaknya terobsesi menjadi pejabat. Hal itu terlihat ketika ia bergabung dengan Partai NHK. Pada awalnya, kariernya sebagai politikus tampaknya cerah. Higashitani sukses menjadi anggota parlemen di Jepang dengan menduduki kursi di Sangiin atau House of Councillors pada Juli 2022.

Sayangnya, karier GaaSyy tidak bisa lama di parlemen setelah para anggota senat lainnya sepakat untuk memecatnya. Pasalnya, sejak terpilih sekitar tujuh bulan yang lalu, ia tak pernah sekali pun hadir di kantor. Setiap sidang parlemen, sosok Higashitani tak ada di kursi yang seharusnya didudukinya ketika terpilih pada tahun lalu.

BACA JUGA:

Belajar Budaya Jepang Lewat 'Japan Cultural Weeks'

Menariknya, ini merupakan kedua kalinya dalam sejarah sejak 1950 pemecatan terjadi di Parlemen Jepang. Namun, ini kali pertama pemicu pemecatan ialah ketidakhadiran.

Seperti dilansir BBC (15/3), Komite Disiplin Sangiin akan mengeluarkan surat resmi pemecatan Higashitani pada pekan ini. Sebenarnya absennya mantan Youtuber itu diduga memang ada alasanna. Hal itu berhubungan dengan Higashitani yang tinggal di Uni Emirat Arab. Sejak berada di sana, ia tak pernah menginjakkan kaki di 'Negeri Sakura'.

jepang
Absennya Higashitani dari tanggung jawabnya di Parlemen Jepang karena ia tinggal di Uni Emirat Arab (Foto: @gaasyy_ch/Instagram)

Pemicu keengganan GaaSyy kembali ke Jepang ialah kekhawatiran akan ditangkap akibat kasus penipuan serta pencemaran nama baik para selebritas yang pernah ia bahas di kanal Youtube-nya.

Sebenarnya sebelum memecat sang Youtuber, anggota komite disiplin pernah melayangkan perintah agar Higashitani kembali ke Jepang dan langsung menyampaikan permintaan maaf atas absennya selama ini di depan anggota parlemen lainnya. Namun, ia tak mengindahkan instruksi tersebut yang memicu kemarahan Komite Disiplin Sangiin dan berakhir dengan keputusan pemecatan. (aru)

BACA JUGA:

Jepang Bersiap Menyambut Turis untuk Pertama Kali sejak 2020

#Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Olahraga
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Jepang menatap laga penuh percaya diri setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, lewat skor 2-2
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Olahraga
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Hasil seri ini membuat konstelasi persaingan lolos fase gugur menjadi sangat ketat bagi seluruh penghuni Grup F
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Olahraga
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Pertandingan diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim berniat mengamankan tiga poin perdana demi mempermudah jalan menuju babak 16 besar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Dunia
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. yang juga menyelesaikan transit di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Bagikan