Merahputih.com - Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 mempertemukan tim penuh sejarah, Belanda, melawan kekuatan utama Asia, Jepang.
Pertandingan perdana menjadi ujian berat bagi pelatih Ronald Koeman guna menjaga kesucian rekor apik anak asuhnya. Tim Oranje memiliki catatan impresif berupa status tidak terkalahkan dalam sembilan laga pembuka turnamen akbar ini.
Baca juga:
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih
Benteng Kokoh Oranje dan Ambisi Patahkan Kutukan
Timnas Belanda datang membawa modal kepercayaan diri tinggi berkat dominasi fase grup masa lalu. Kekalahan perdana fase grup terakhir kali terjadi pada tahun 1994 silam di Amerika Serikat saat tumbang dari Belgia.
Kini, Memphis Depay kembali menjadi tumpuan utama lini serang setelah tampil produktif sepanjang babak kualifikasi.
Berikut data penting performa serta statistik historis Timnas Belanda:
-
Rekor Pembuka: Meraih tujuh kemenangan dan dua hasil imbang dalam sembilan laga awal terakhir.
-
Catatan Fase Grup: Belum terkalahkan dalam 16 pertandingan beruntun babak grup Piala Dunia.
-
Produktivitas Gol: Membutuhkan empat gol tambahan untuk mencapai total 100 gol sepanjang sejarah turnamen.
-
Persentase Kemenangan: Menempati posisi ketiga rasio kemenangan tertinggi sejarah (54,5 persen), di bawah Brasil dan Jerman.
Kejutan Samurai Biru dan Ancaman Nyata Macan Asia
Jepang besutan Hajime Moriyasu datang bukan sebagai penggembira, melainkan ancaman nyata bagi kemapanan sepak bola Eropa.
Skuad Samurai Biru memiliki reputasi mentereng setelah sukses menumbangkan raksasa sekelas Jerman dan Spanyol empat tahun lalu. Kehadiran bintang muda Takefusa Kubo serta bek veteran Yuto Nagatomo mempertebal optimisme perwakilan Asia ini.
Berikut data kekuatan serta pencapaian historis Timnas Jepang:
-
Produktivitas Kualifikasi: Mencetak total 51 gol sepanjang fase kualifikasi zona AFC.
-
Keterlibatan Gol Pemain: Tiga pilar utama (Takefusa Kubo, Junya Ito, Ayase Ueda) berkontribusi masing-masing minimal 10 gol/asisten.
-
Rekor Pertemuan: Belum pernah menang melawan Belanda dari tiga bentrokan masa lalu (1 imbang, 2 kalah).
-
Prediksi Opta: Memiliki probabilitas kemenangan sebesar 26 persen, berbanding 49,2 persen milik Belanda.
Pertandingan diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim berniat mengamankan tiga poin perdana demi mempermudah jalan menuju babak 16 besar.
Baca juga:
Hasil Belanda vs Aljazair 0-1: Tim Oranje Keok di Rumah, Anak Zidane Jadi Bintang Lapangan
Prakiraan Pemain
Belanda
- Kiper: M. Flekken (23)
- Bek: M. van de Ven (15), V. van Dijk (4), J. van Hecke (6), D. Dumfries (22)
- Gelandang: T. Reijnders (14), F. de Jong (21), R. Gravenberch (8)
- Penyerang: C. Gakpo (11), D. Malen (18), C. Summerville (24)
Jepang
- Kiper: Z. Suzuki (1)
- Bek: H. Ito (21), K. Itakura (4), T. Tomiyasu (22)
- Gelandang: K. Nakamura (13), D. Kamada (15), A. Tanaka (7), R. Doan (10)
- Penyerang: J. Ito (14), T. Kubo (8), A. Ueda (18)