Trump Divonis Bersalah atas Kasus 'Hush Money' Bintang Film Dewasa, Bakal Jadi Presiden AS Pertama dengan Catatan Kriminal!

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 11 Januari 2025
Trump Divonis Bersalah atas Kasus 'Hush Money' Bintang Film Dewasa, Bakal Jadi Presiden AS Pertama dengan Catatan Kriminal!

Presiden terpilih AS, Donald Trump, divonis bersalah atas kasus 'Hush Money' yang melibatkan bintang film dewasa. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, divonis bersalah oleh Pengadilan atas kasus 'hush money' terhadap bintang film dewasa. Meskipun begitu, Trump tidak akan masuk penjara atau menghadapi hukuman lain.

'Hush money' adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan uang yang dibayarkan kepada seseorang agar tetap diam, 'tutup mulut', atau tidak mengungkapkan informasi tertentu yang mungkin sensitif atau memalukan.

Hakim Juan Merchan memutuskan bahwa meskipun Trump akan dilantik sebagai presiden pada 20 Januari, vonis juri tetap berlaku.

Trump, yang kini berusia 78 tahun, menjadi presiden pertama yang menjabat dengan catatan kriminal.

"Hakim Merchan memberikan pembebasan tanpa syarat, mencatatkan vonis bersalah pada rekam jejak Trump, dan menutup kasus yang sempat mengancam upayanya untuk kembali ke Gedung Putih," tulis reuters.com (10/1).

Baca juga:

Jelang Sidang Putusan, Donald Trump Mohon Penangguhan Proses Pidana Kasus Uang Tutup Mulut

Merchan menjelaskan bahwa meskipun konstitusi AS melindungi presiden dari penuntutan pidana, perlindungan ini tidak mengurangi keseriusan kejahatan yang dilakukan.

"Perlindungan hukum luar biasa yang diberikan kepada kepala pemerintahan tidak dapat menghapus vonis juri," ujar Merchan.

Trump sendiri mengaku tidak bersalah dan bertekad mengajukan banding.

Dalam pernyataan yang disiarkan di layar televisi di ruang sidang, Trump menyebut kasus ini sebagai upaya yang gagal untuk menghalangi kampanye pemilihannya kembali.

"Ini adalah pengalaman yang sangat buruk. Saya benar-benar tidak bersalah, saya tidak melakukan kesalahan apa pun," kata Trump sebelum vonis.

Jaksa Joshua Steinglass menuduh Trump melakukan kampanye sistematis untuk merusak legitimasi kasus ini dan sengaja mendorong masyarakat membenci institusi peradilan. Namun, jaksa mendukung pembebasan tanpa syarat tersebut.

Baca juga:

Joe Biden Sebenarnya Yakin Bisa Menang Lawan Donald Trump di Pemilu AS, Faktor Usia Membuatnya Mundur

Kini, Trump bebas untuk mengejar proses banding yang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Ini berarti ia mungkin bakal banding selama menjabat sebagai presiden empat tahun ke depan.

Kasus 'hush money' Trump bermula dari tuduhan bahwa Trump memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran USD 130.000 (Rp 1,95 M) kepada Stormy Daniels sebelum pemilu 2016.

Stormy Daniels adalah nama panggung dari Stephanie Clifford, seorang bintang film dewasa yang mengaku berhubungan spesial dengan Trump.

Meskipun Trump membantah tuduhan tersebut, juri Manhattan memutuskan dia bersalah atas 34 dakwaan. (dru)

Baca juga:

Amazon Siap Rilis Biografi Istri Presiden AS Melania Trump

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Bagikan