1 Tahun COVID-19

Tren Liburan Virtual Selama Masa Pandemi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 16 Maret 2021
Tren Liburan Virtual Selama Masa Pandemi

Tren liburan virtual selama masa pandemi. (Foto: Unsplash/scott webb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUDAH sekitar satu tahun kita harus menghabiskan lebih banyak waktu kita di rumah. Karena kita harus menjaga diri agar terhindar dari virus COVID-19. Namun, dengan adanya koneksi internet, berbagai aktivitas dapat dilakukan meski hanya di rumah saja. Internet juga membantu perkembangan dunia digital berkembang lebih jauh lagi.

Mulai dari sistem pembayaran yang tidak lagi menggunakan uang atau kartu, namun hanya menggunakan ponsel pintar, hingga diadakannya siaran langsung (live) dan streaming konser musik. Begitu pula dengan industri pariwisata yang bergerak ke arah yang lebih digital.

Baca juga:

Pembatasan Wisata Waterpark di Jakarta Mulai Dilonggarkan, Tapi...

Dengan menggunakan teknologi kamera 360 berbagai tempat dan destinasi wisata dapat dihadirkan dalam pengalaman penjelajahan bentuk digital. Lalu seseorang dapat menyaksikannya dengan sambil mengeser layar saat video diputar untuk mengetahui kondisi yang tengah terjadi di sekitar tempat video direkam.

VR Box dapat menunjang pengalaman virtual tur. (Foto: Unsplash/minh pham)
VR Box dapat menunjang pengalaman virtual tur. (Foto: Unsplash/minh pham)

Selain menontonnya dengan cara biasa, penggunaan VR Box juga akan membuat pengalaman video 360 jauh lebih menyenangkan. Karena dengan menggunakan VR box kita tidak perlu menyentuh layar ponsel untuk melihat suasana sekeliling tempat video direkam, tetapi hanya dengan menoleh saja, secara otomatis video akan menyesuaikan gambar dan arah gerakan kepala. Sehingga seseorang akan merasa seperti ada di dalam video.

Baca juga:

Ini Alasan Wisata 'Hantu' Sangat Potensial di Indonesia

Dengan melakukan liburan secara virtual ini, seseorang akan merasa terhibur dari rasa jenuh setelah lama berdiam diri di rumah akibat pandemi. Karena di internet kini telah hadir berbagai macam video atau konten virtual untuk disaksikan banyak orang. Mulai dari virtual tur destinasi wisata, virtual tur museum, hingga tur si berbagai tempat indah di dunia.

Kemenparekraf juga membuat konten virtual tur. (Foto: YouTube/Kemenparekraf)
Kemenparekraf juga membuat konten virtual tur. (Foto: YouTube/Kemenparekraf)

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, mereka telah menyediakan beberapa tema video jalan-jalan secara virtual. Kamu bisa memilih untuk mempelajari sejarah kota Gedhe dan kota Baru, melihat kemegahan bandara New Yogyakarta (YIA) hingga berwisata ke tempat kuliner khas Yogyakarta seperti nasi kucing, angkringan, hingga gudeg.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yurnelis Piliang mengatakan bahwa virtual tur ini dibuat untuk mengobati rasa rindu wisatawan yang sudah lama tidak berkunjung ke Yogyakarta.

Selain video virtual tur dari Dinas pariwisata Yogyakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga telah membuat konten-konten virtual tour yang diunggah pada kanal youtube Kemenparekraf, termasuk Bandung 360 Virtual tour dan Bromo 360 Virtual Tour. (kna)

Baca juga:

Waktunya Refreshing, Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka

#Travel #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Bagikan