Tren Kepeceryaan Naik Tak Sampai 10 Persen, Mabes Polri Langsung Evaluasi Kinerja

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 02 Maret 2023
Tren Kepeceryaan Naik Tak Sampai 10 Persen, Mabes Polri Langsung Evaluasi Kinerja

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukan bahwa tren kepercayaan masyarakat kepada Polri mengalami kenaikan dibandingkan dengan hasil survei pada Januari 2023.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa Polri terus mengevaluasi kinerja untuk kedepannya. Evaluasi itu salah satunya pada saat Rapat Pimpinan (rapim) Polri yang digelar beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Kejaksaan Agung Raih Survei Kepercayaan Publik Tertinggi di Atas KPK dan Polri

"Polri terus mengevaluasi kinerja termasuk saat Rapim Polri bapak Kapolri sudah menyampaikan kepada jajaran untuk mengamankan agenda-agenda nasional dan internasional," kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (2/3).

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memberikan arahan kepada anggotanya untuk persiapan pengamanan pemilu, mengamankan kebijakan pemerintah dalam kegiatan ekonomi nasional.

"Dan memberikan pelayanan masyarakat serta Gakkum yang profesional dan memperhatikan rasa keadilan masyarakat," ucapnya.

Sekedar informasi, Polri mengalami kenaikan dibandingkan dengan hasil survei pada Januari 2023.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kapolri Beri Hadiah dan Kenaikan Pangkat untuk Richard Eliezer

"Lembaga penegak hukum, kepolisian, kemudian kejaksaan, KPK dan pengadilan tampak mengalami peningkatan tingkat kepercayaan dibanding temuan sebelumnya, baik kepercayaan warga terhadap kinerjanya secara umum, maupun khususnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan, saat merilis hasil survei, Rabu (1/3).

Dari data yang dipaparkan, pada Januari 2023 Polri mendapat kepercayaan 52 persen. Pada survei Februari 2023 ini, Polri mendapat kepercayaan 61 persen.

Berikut ini rincian kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian:

- Sangat percaya 11 persen
- Cukup percaya 53 persen
- Kurang percaya 29 persen
- Tidak percaya sama sekali 6 persen
- Tidak tahu/tidak jawab 4 persen

Responden kemudian ditanyai soal kepercayaan mereka dalam hal penegakan hukum. Polri juga mengalami peningkatan kepercayaan publik dalam penegakan hukum. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Mutasi Jenderal Bintang 3 dan 2

#Mabes Polri #Survei
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Tetap diperbolehkan selama diarahkan untuk kepentingan institusi, khususnya fungsi kehumasan, dan berada di bawah koordinasi resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Dengan memberangkatkan AKP Malaungi pada pagi tadi ke Mabes Polri, kini Mabes Polri dapat melengkapi susunan puzzle dari kasus peredaran narkoba di wilayah NTB
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, menjalani sidang etik di Mabes Polri. Ia pun terancam dipecat dari Polri.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 13 persen masyarakat sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Gen-Z menjadi kelompok paling puas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, kemudian yang cukup puas sebanyak 60,6 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Indonesia
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Polri memutasi 85 perwira pada Januari 2026. Pengamat kepolisian mengingatkan mutasi harus jadi instrumen reformasi, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Bagikan