Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tradisi Malam Suro, Kenapa Bareng Dengan 1 Muharram, Adalah Mitos Dibaliknya?

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Juni 2025
Tradisi Malam Suro, Kenapa Bareng Dengan 1 Muharram, Adalah Mitos Dibaliknya?

Ilustrasi Kirab 1 Suro, Selasa (18/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Malam Suro alias malam Muharam merupakan tradisi yang kerap dinantikan umat Jawa Islam.

Dalam malam Suro, biasanya masyarakat melakukan bermacam kebangkitan spiritual. Makanya peringatan malam Suro adalah hal krusial bagi masyarakat yang meyakini tradisi ini.

Menurut pertanggalan Masehi 2025, 1 Suro alias 1 Muharram jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025. Malam 1 Suro dalam bahasa jawa dikutip Sura merupakan momen pergantian tahun baru Jawa.

Dan Sura adalah bulan pertama di penanggalan Jawa yang dibuat oleh Ingkang Sampeyan Ndalem Sri gusti Kanjeng Sinuwun Sultan Agung Prabuhadihanyokrokusumo.

Baca juga:

7 Kerbau Bule Keraton Surakarta Ramaikan Kirab Malam 1 Suro

Awal mula kemunculan perayaan Malam 1 Suro atau malam Tahun Baru Hijriah dilakukan sejak zaman Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Raja yang memimpin Mataram pada 1613-1645 itu mendapat gelar Wali Radja Mataram dari para ulama karena berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam tanpa menghapus tradisi Jawa.

Sultan Agung di tahun 1633 M alias tahun Jawa 1555, mengadakan pesta atau selametan secara besar-besaran.

Di sanalah Sultan Agung menyatakan, Tahun Jawa atau Tahun Baru Saka berlaku di kerajaan bumi Mataram. Tak hanya itu, Sultan juga menetapkan Satu Suro sebagai tanda Tahun Baru Jawa.

Adapun tanggal yang sangat dikramatkan adalah 1 Suro. Pada waktu itu, ada berbagai peristiwa penting untuk menghanturkan doa-doalan kebaikan.

Dalam tradisi Jawa, 1 Suro yang lebih kramat diyakini bertepatan dengan pada jumungah legi (jumat). Perayaan 1 Suro umumnya berlangsung di daerah-daerah yang dimukimi banyak penduduk Jawa.

Menurut tradisinya biasanya masyarakat akan berkumpul di halaman yang luas sambil melantunkan zikir atau doa-doa untuk memohon perlindungan dan kebaikan.

Sementara itu di wilayah pulau Jawa biasanya tradisinya lebih terikat dan bertahap. Ada yang melakukan Semedi alias tapa bisu, prosesi ini sama dengan meditasi dalam keheningan.

Kelompok masyarakat Jawa yang melakukan meditasi biasanya merefleksikan diri dari apa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya dan untuk mempersiapkan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang.

Sementara itu ada yang bertirakat dimana begadang untuk berdoa, mendatangi alias ziarah ke makam dan tempat ibadah selama bertirakat.

Ada pula yang merayakan 1 Suro dengan ruwatan alias Pagelaran Wayang Kulit adat membersihkan secara spiritual, seperti rumah atau bangunan, dari roh jahat. (Tka)

#1 Muharram #Bulan Suro #Malam 1 Suro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Doa Minum Susu di Malam 1 Muharram, Tradisi yang Sarat Makna dan Keberkahan
Doa minum susu saat malam 1 Muharram. Simak bacaan doa minum susu lengkap Arab, Latin, arti, serta makna tradisi minum susu putih di malam Tahun Baru Islam
ImanK - Selasa, 16 Juni 2026
Doa Minum Susu di Malam 1 Muharram, Tradisi yang Sarat Makna dan Keberkahan
Lifestyle
Malam 1 Suro 2026 Kapan? Cek Tanggal, Weton Rabu Kliwon dan Kalender Jawa Bulan Suro Lengkap
Malam 1 Suro 2026 kapan? Simak tanggal lengkap, weton Rabu Kliwon, kalender Jawa bulan Suro 1960 Ba', serta makna malam satu suro dalam tradisi masyarakat Jawa.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
Malam 1 Suro 2026 Kapan? Cek Tanggal, Weton Rabu Kliwon dan Kalender Jawa Bulan Suro Lengkap
Indonesia
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, hingga semangat perubahan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Tradisi
2 Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro di 1 Rute, Jangan Sampai Ada Gesekan!
Kirab Pusaka Malam 1 Suro harus sesuai dhawuh dalem Raja dan mengimbau agar tidak terjadi gesekan antar kubu.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
2 Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro di 1 Rute, Jangan Sampai Ada Gesekan!
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Pemprov DKI Batalkan Jakarta Muharram Festival 2025
"Yang batal konsep acaranya, bukan peringatan 1 Muharram," kata Chico Hakim
Frengky Aruan - Jumat, 04 Juli 2025
Pemprov DKI Batalkan Jakarta Muharram Festival 2025
Lifestyle
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Keutamaan, dan Niat Lengkap
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025: Puasa Tasua (9 Muharram): Sabtu, 5 Juli 2025 Puasa Asyura (10 Muharram): Minggu, 6 Juli 2025
ImanK - Kamis, 03 Juli 2025
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Keutamaan, dan Niat Lengkap
Indonesia
Maknai Tahun Baru Islam, Menag Tekankan bukan sekadar Seremoni, Harus Jadi Titik Balik Perubahan ke Pribadi yang Baik
Tidak ada artinya kita memperingati Muharraman kalau terjadi degradasi kualitas individu umat.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Maknai Tahun Baru Islam, Menag Tekankan bukan sekadar Seremoni, Harus Jadi Titik Balik Perubahan ke Pribadi yang Baik
Indonesia
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Cucu Bung Karno Tampil sebagai Cucuk Lampah
Hajat ini sebagai momen refleksi diri dan penyelarasan batin dengan Tuhan dalam menyongsong tahun baru Jawa.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Cucu Bung Karno Tampil sebagai Cucuk Lampah
Bagikan