TPT Jakarta Turun Jadi 6,05%, Sektor Transportasi Hingga Perdagangan Jadi Penyerap Tenaga Kerja Tertinggi
Pencari kerja melakukan pindai kode lamaran kerja pada kegiatan Job Fair Penyandang Disabilitas 2025
Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta berhasil diturunkan menjadi 6,05 persen per Agustus 2025.
Meskipun tidak merinci perbandingan dengan periode sebelumnya, sektor-sektor seperti perdagangan, akomodasi, makanan dan minuman, serta transportasi menjadi penyerap tenaga kerja tertinggi di ibu kota.
"Pertumbuhan positif di sektor ini mempertegas peran Jakarta sebagai kota jasa dan sekaligus sebagai hub perdagangan regional," ujar Pramono, Jumat (21/11).
Strategi Pemprov DKI: Job Fair dan Peningkatan Keterampilan Disabilitas
Pramono menjelaskan bahwa keberhasilan penurunan angka pengangguran ini tidak terlepas dari peran aktif Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menggelar berbagai kegiatan bursa kerja (job fair) secara masif.
Baca juga:
Porsi Pekerja Nonformal Akses Kredit Rumah Minim, Baru Capai 13,03 Persen
Bahkan, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen inklusif dengan mengadakan job fair khusus untuk penyandang disabilitas.
"Alhamdulillah kemarin bisa merekrut sampai 150 pekerja disabilitas dan juga salah satunya yang cukup viral itu, Zidan, yang sekarang kerja di Transjakarta," katanya.
Gubernur Pramono, bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, menegaskan komitmen mereka untuk terus menggelar job fair secara periodik di berbagai lokasi. Selain itu, Pemprov Jakarta juga fokus pada program peningkatan keterampilan (up skilling) bagi disabilitas.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta (Disnakertransgi) mencatat, kegiatan bursa kerja yang diselenggarakan sejak Februari hingga November 2025 telah menyerap sekitar 2.399 tenaga kerja.
Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin, merinci bahwa total sudah ada 20 kegiatan bursa kerja yang melibatkan 700 perusahaan, termasuk bursa kerja khusus dan kampus.
Baca juga:
Pekerja WNI Tewas Dianiaya di Jalanan Kamboja, Jasadnya Tiba di Bandara Kualanamu Hari Ini
Khusus untuk penyandang disabilitas, sebanyak 150 orang telah tersalurkan ke berbagai perusahaan melalui 13 bursa kerja yang difasilitasi Pemprov.
Komitmen Pemprov DKI tidak hanya terbatas pada pembukaan peluang kerja di Jakarta, tetapi juga memfasilitasi pencari kerja yang berminat bekerja di luar negeri melalui program magang dan penempatan alumni Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
“Kami akan adakan secara periodik memberikan ruang bagi difabel untuk mendapatkan kesempatan yang sama agar bisa bekerja di Jakarta dalam ekosistem ketenagakerjaan Jakarta,” tutup Pramono.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup
Flyover Pesing Berlubang, Belasan Kendaraan Menepi Akibat Ban Pecah di Daan Mogot
Dinas Bina Marga Targetkan Perluasan Jalan Rasuna Said Pasca Bongkar Tiang Monorel
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Dibongkar 14 Januari, Pemprov DKI Bakal Tata Ulang Jalan
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi