Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Solo Raya Demo di Gladak

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 14 April 2022
Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Solo Raya Demo di Gladak

BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Gladak Jalan Slamet Riyadi, Kamis (14/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Solo Raya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi, Kamis (14/4).

Dalam aksi tersebut mahasiswa menuntut pemerintah tidak menaikan harga BBM, menstabilkan harga minyak goreng agar terjangkau, dan mengkaji ulang UU IKN.

Baca Juga:

Disdik DKI Tak Akan Beri Sanksi Pelajar Ikut Demo di DPR

Pantauan Merahputih.com, mahasiswa mulai berdatangan di titik kumpul kawasan Ngarsopuro pukul 15.00 WIB. Mahasiswa mulai bergerak melakukan longmarch menuju bundaran Gladak.

Di lokasi ini mahasiswa dari berbagai BEM kampus di Soloraya bergantian melakukan orasi di mobil bak terbuka. Selain itu, mahasiswa

beragam poster dan spanduk dengan berbagai tulisan. Seperti "Rakyat Dicekik di Masa Paceklik", "Butuh Pawang Minyak Bukan Pawang Hujan# Soloraya Menggugat", "Pertamax Larang, Pertalite Ilang, Solar Kering Kerontang, traktore Njengkang".

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Solo Raya, Widi Adi Nugroho, mengungkapkan aksi ini bagian dari keresahan masyarakat akibat melonjaknya harga kebutuhan pokok terutama BBM dan minyak goreng. Aksi ini diikuti 16 kampus di Soloraya.

BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Gladak Jalan Slamet Riyadi, Kamis (14/4). (MP/Ismail)
BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Gladak Jalan Slamet Riyadi, Kamis (14/4). (MP/Ismail)

"Kami menuntut pemerintah tidak menaikkan harga BBM karena itu dapat membebani warga," kata dia.

Ia berharap dengan bergeraknya mahasiswa dalam menyerap aspirasi ini bisa ditindaklanjuti pemerintah.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan selama demo berlangsung arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi tesendat. Demo berlangsung lancar.

"Sesuai kesepakatan demo berlangsung sampai pukul 17.00 WIB. Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Amin Tanggapi Demo Mahasiswa 11 April

#Pemilu #Pemilu 2024 #Pilpres #Pendemo #Demo Mahasiswa #Demonstrasi #BBM
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Saat ini menjabat sebagai Managing Editor di Merah Putih Media, dengan rekam jejak kontribusi di The Straits Times, Indozone, dan Koran Sindo, serta pengalaman strategis di Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan DPRD DKI Jakarta. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Kemenag Kabupaten Jombang menegaskan informasi mengenai aturan pakaian dinas ASN berwarna biru muda merupakan hoaks.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Indonesia
Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Pertamina.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
Presiden RI, Prabowo Subianto mengklaim, bahwa aksi demo dikendalikan asing. Ia juga mengatakan, bahwa sudah memiliki buktinya.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
Indonesia
Update Harga BBM 1 Februari: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Kompak Turun
Sementara itu, bagi masyarakat pengguna bahan bakar subsidi, pemerintah tetap mempertahankan harga pada level lama
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Update Harga BBM 1 Februari: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Kompak Turun
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Bagikan