TNI-Polri Dituding Sandera Pejabat Papua, Kodam Cendrawasih: Logika Absurd

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 02 Januari 2019
TNI-Polri Dituding Sandera Pejabat Papua, Kodam Cendrawasih: Logika Absurd

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kol. Inf. Muhammad Aidi. Dok Kodam Cendrawasih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menegaskan tudingan juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau Organisasi Papua Merdeka Sebby Sambom yang menyebut bahwa TNI Polri telah menyandera rombongan Pemerintah Daerah Nduga di Distrik Yigi, Papua, (28/12) lalu adalah kabar bohong alias hoaks.

"Berita hoaks yang tidak bertanggungjawab. Yang disebut dalam berita itu kan korbanya para pejabat. Itu kan orang-orang terbuka bisa diklarifikasi," kata Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi, saat dihubungi, Rabu (2/1).

Kelompok kriminal bersenjata (KKB). Foto: net

Menurut Aidi, informasi sebenarnya pada Senin 24 Desember 2018 petugas gabungan TNI-Polri tengah melaksanakan perayaan Natal bersama dengan masyarakat, beberapa pejabat setempat dan pegiat HAM. Acara Natal bersama itu digelar lagi 29 Desember 2018 di lokasi berbeda, kawasan Distrik Yal.

Aidi menjelaskan saat Acara Natal bersama itu juga dihadiri pejabat daerah, dan masyarakat. Pada kesempatan itu juga dilakukan pengobatan masal dan pembagian sembako kepada warga.

"Jadi itu faktanya, yang diputarbalikkan yang sangat absurd. Seorang pejabat disandera oleh pejabat TNI lagi. Oleh Institusi. Ini kan lucu sekali. Sekelompok pejabat disandera oleh institusi TNI-Polri darimana logikanya bisa masuk," tutur Aidi.

OPM
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: net

Seperti diketahui, Jubir TPNPB Sebby Sambom mengatakan pada 28 Desember 2018 lalu, pejabat Pemerintah Daerah Nduga disandera TNI-Polri. Menurut Sebby, pejabat Pemda itu bergerak untuk mengumpulkan warga Yigi, Nitkuri, dan Mugi yang lari ke hutan setelah terjadi kontak senjata dengan TNI-Polri. (Asp)

#Papua #OPM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - 2 jam, 34 menit lalu
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan