TNI Keberatan Dikaitkan dengan Tersangka Penganiayaan Sopir Truk di Jakut

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 28 Juni 2021
TNI Keberatan Dikaitkan dengan Tersangka Penganiayaan Sopir Truk di Jakut

Penangkapan sopir minibus berinisial OK di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Senin (28/6). ANTARA/ Instagram/ Polres_Metro_Jakarta_Utara/Abdu Faisal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengemudi Pajero Sport berinisial OK yang menganiaya sopir truk di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, akhirnya ditangkap pihak Polres Jakarta Utara.

Dalam video tersebut, ada narasi tentang dugaan keterlibatan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pengunggah video itu menyebut "Woooy, jangan mentang-mentang tentara, belagu banget".

Baca Juga

Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk

Kepala Bidang Penerangan Umum (Puspen) TNI, Kolonel Laut Edys Riyanto, menyebut hal itu adalah kekeliruan sebab pelaku OK yang ditangkap oleh pihak Kepolisian bukan sebagai anggota TNI maupun Polri namun hanya warga sipil.

"Jadi berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian yang bersangkutan berprofesi sebagai pelaut, jadi ditegaskan sekali lagi bukan anggota TNI dan Polri," ungkap Edys Riyanto kepada wartawan, Senin (28/6).

Tersangka penganiayaan sopir truk di Jakarta Utara. Foto: Istimewa

Edy mengimbau masyarakat untuk tidak gampang menyebut institusi TNI dalam setiap video yang beredar sebelum adanya informasi yang jelas dari petugas baik dari Polri maupun TNI.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ceroboh dalam menyebutkan Institusi TNI dalam unggahan video pada kejadian apa pun," tegas Edys.

Edys menyatakan tidak akan mengambil langkah hukum apapun terkait pengunggah video yang menyebutkan pelaku penganiayaan dan pengrusakan mobil truk kontainer itu sebagai anggota TNI. Namun, dirinya berharap masyarakat untuk lebih bijak dalam bersosial media.

"Yang pasti kita akan tetap persuasif dan melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak dengan mudah mengunggah video di media massa dengan menyebut pelakunya adalah anggota TNI," tandasnya.

Sebelumnya beredar sebuah video penganiayaan dan perusakan terhadap sopir truk kontainer di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara.

Dalam video terlihat, pengemudi kendaraan Pajero menghantamkan benda berupa pentungan hingga kaca truk hancur. (Knu)

Baca Juga

Pengemudi Mobil Pajero Penganiaya Sopir Truk Diciduk Polisi

#TNI #Penganiayaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Viral di TikTok, truk KDMP Sragen dipakai angkut tebu meski belum memiliki BPKB. Kodim 0725/Sragen langsung turun tangan memberi teguran kepada pengelola koperasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Berharap perhatian yang sama juga diberikan kepada para guru melalui peningkatan gaji dan tunjangan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Indonesia
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Keputusan Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Indonesia
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui dua peraturan presiden
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Indonesia
Jenderal TNI Kini Terima Tukin Rp 48 Juta, Jabatan Terbawah di TNI-Kemenhan Rp 2,5 Juta
Kepala Staf Angkatan berpangkat jenderal bintang empat kini menerima tukin Rp 48,61 juta per bulan, jenderal bintang tiga Rp 44,87 juta, sedangkan jabatan terendah mendapat Rp 2,53 juta perbulan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Jenderal TNI Kini Terima Tukin Rp 48 Juta, Jabatan Terbawah di TNI-Kemenhan Rp 2,5 Juta
Indonesia
FSP Unhan RI Sambangi AKMIL Magelang, Bahas Kepemimpinan dan Strategi Pertahanan
Unhan RI melakukan study visit ke AKMIL Magelang. Program ini berlangsung sejak 27-31 Juli 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
FSP Unhan RI Sambangi AKMIL Magelang, Bahas Kepemimpinan dan Strategi Pertahanan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Bagikan