TNI Gelar Acara Bakar Batu dan Berbagi Sembako di Distrik Tima

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 29 Agustus 2022
TNI Gelar Acara Bakar Batu dan Berbagi Sembako di Distrik Tima

Satgas Yonif Mekanis 203/AK menjalin kebersamaan dengan masyarakat di daerah Penugasan Distrik Tima, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dengan melaksanakan acara tradisi Bakar Batu. Foto: TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satgas Yonif Mekanis 203/AK menjalin kebersamaan dengan masyarakat di daerah Penugasan Distrik Tima, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dengan melaksanakan acara tradisi Bakar Batu.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk doa bersama serta Ucapan rasa syukur bersama dengan kurang lebih 70 orang warga distrik Tima pada Senin (29/8).

Baca Juga

6 Prajurit TNI AD Tersangka Pembunuhan Mutilasi Warga Sipil Timika Ditahan

Acara itu dihadiri beberapa tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat distrik tima yang umumnya bermata pencaharian di bidang perkebunan.

Satgas Yonif Mekanis 203/AK memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Distrik Timi, Papua. Foto: Satgas Yonif Mekanis 203/AK

Satgas Yonif Mekanis 203/AK khususnya Pos Tima memberikan bantuan kepada masyarakat Distrik Tima yakni sejumlah bahan kebutuhan pokok atau sembako.

"Kegiatan bakar batu ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, doa bersama dan kebersamaan kami di daerah penugasan pegunungan tengah papua khususnya di daerah Distrik Tima," kata Danpos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK Lettu Inf Rio Justin dalam keterangannya, Senin (29/8).

Baca Juga

Alasan Brigjen NA Tembaki Kucing-kucing di Sesko TNI Bandung

Rio menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif guna keakraban antara personel satgas dengan masyarakat Distrik Tima. Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa anggota Satgas Yonif Mekanis 203/AK diterima baik oleh masyarakat di sekitar pos.

"Selain bertujuan menjalin kebersamaan dan silaturahmi, kegiatan bakar batu ini bertujuan juga untuk meminta doa kepada masyarakat Distrik Tima agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan serta keamanan dalam pelaksanaan satgas selama kurang lebih satu tahun ke depan," sambungnya.

Satgas Yonif Mekanis 203/AK menjalin kebersamaan dengan masyarakat di daerah Penugasan Distrik Tima, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dengan melaksanakan acara tradisi Bakar Batu. Foto: Satgas Yonif Mekanis 203/AK

Sementara itu, Kepala Desa Tima Bapak Basman Wenda berterima kasih telah membantu atas kelancaran kegiatan yang dilaksanakan bersama Personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK.

"Saya selaku Kepala Desa Tima mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih dan selalu mendoakan untuk anggota pos semuanya selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," tuturnya. (Pon)

Baca Juga

TNI AU Segera Resmikan Skadron Pendidikan Pesawat Terbang Tanpa Awak

#TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Bagikan