Kesehatan

Tips untuk Makan Banyak di Akhir Pekan Sambil Diet Turunkan Berat Badan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Mei 2019
Tips untuk Makan Banyak di Akhir Pekan Sambil Diet Turunkan Berat Badan

Makan banyak tapi tetap langsing (Foto: pixabay/free-photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI sebagian orang, diet ketogenik adalah satu-satunya hal yang memotivasi mereka untuk merombak kebiasaan makan mereka. Bagi yang lain, metode diet itu bisa menjadi masalah serius. Itulah salah satu alasan ahli gizi asal New York, Brooke Alpert, menulis buku The Diet Detox.

Diet tidak berhasil karena metode itu memiliki tanggal kedaluwarsa. Kamu seharusnya menjalankan diet hanya dalam jangka waktu tertentu. Ketika diet kamu berakhir, begitu juga kesuksesan penurunan berat badan kamu.

Ide yang lebih baik dan mungkin menyenangkan untuk kamu dengar, adalah mengikuti rencana makan (diet) yang membantu kamu dapat mengembangkan kebiasaan makan sehat seumur hidup. Berikut ini merupakan tiga tips dan aturan yang memungkinkan kamu untuk makan lebih banyak dan tetap bisa menurunkan berat badan.

1. Protein dan serat penting di setiap makananmu

Tips untuk Makan Banyak di Akhir Pekan Sambil Diet Turunkan Berat Badan
Makan banyak protein dan serat (Foto: pixabay/silviarita)

Aturan nomor satu adalah memasukkan cukup kedua unsur protein dan serat ini setiap kali makan. Mengapa? Protein membantu mempercepat metabolisme dan membuat kamu kenyang, sehingga kamu tidak terlalu mudah makan berlebihan nantinya.

Di satu sisi, serat menempatkan peran sebagai rem pada penyerapan gula dalam tubuhmu, sehingga membuat kamu lebih mungkin menggunakan glukosa untuk energi daripada menyimpannya sebagai lemak.

Tidak yakin apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan protein dan serat yang optimal sepanjang hari? Tenang saja, kamu bisa mendapatkannya dengan mengkonsumsi telur dadar (protein) dengan bayam (serat) dan keju cheddar, atau puding chia (protein) dengan buah beri (serat) untuk sarapan.

Untuk makan siang, cobalah ayam (protein) dengan salad renyah (serat) porsi besar, diikuti dengan tumis udang (protein) di atas mie zucchini (serat) untuk menu makan malam ya.

2. Mengatur jam makan

Tips untuk Makan Banyak di Akhir Pekan Sambil Diet Turunkan Berat Badan
Atur jam makan kamu (Foto: pixabay/congerdesign)

Kadar gula darah yang stabil merupakan inti dari penurunan berat badan yang berkelanjutan. Jadi membiarkan tujuh jam atau lebih berlalu antara makan siang dan makan malam tidak disarankan.

Gula darah kamu akan jatuh, sehingga membuat kamu makan terlalu banyak. Sebagai gantinya, makanlah makanan atau camilan setiap empat jam untuk menjaga gula darah tetap terkendali.

3. Makanlah lemak

Tips untuk Makan Banyak di Akhir Pekan Sambil Diet Turunkan Berat Badan
Makanan berlemak bisa membantu turunkan berat badan (Foto: pixabay/tomwieden)

"Lemak tidak membuat kamu gemuk,". Makronutrien yang mengenyangkan ini tidak hanya membuat kamu kenyang lebih cepat daripada pati olahan, tetapi penelitian juga menunjukkan bahwa menambahkan lemak sehat ke dalam menu makanan dapat berdampak positif pada tingkat insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Terlepas dari asam trans-lemak seperti yang ditemukan dalam minyak nabati olahan, semua lemak bagaimanapun memiliki baik dan buruknya.

Kamu bisa memasukkan setidaknya satu porsi kecil lemak setiap kali makan, kamu bisa melakukannya dengan cara mencampurkan alpukat ke smoothie pagi kamu, menaburkan biji bunga matahari ke dalam salad kamu, atau memasak sayuran kamu dengan minyak kelapa. (gsh)

#Diet #Makanan Sehat #Makan Sehat #Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan