Tips Tetap Sehat Pascapemilu Bagi Anggota KPPS, Caleg, dan Timses
Tak merokok, beraktivitas fisik selama 30 menit sehari, makan sayur dan buah sebanyak 3-5 porsi sehari. (Foto: Pexels/Rfstudio)
MerahPutih.com - Pemilu 2024 mulai memasuki babak penghitungan suara. Meski tugas petugas KPPS belum selesai, beban puncaknya telah lewat. Begitu pula dengan aktivitas para caleg dan timses.
“Pemilu sudah berlalu, deteksi dini adalah kunci. Untuk petugas KPPS, panitia Pemilu, caleg, timses, simpatisan (diharapkan) lebih peka dengan keluhan kesehatan masing-masing,” kata dr. Ngabila, Kepala Seksi Pelayanan di Jakarta, Kamis (15/2) seperti dikutip Antara.
Praktisi kesehatan masyarakat itu menganjurkan mereka menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) agar dapat terhindar dari gejala masalah kesehatan fisik yang mungkin terjadi pasca Pemilu kemarin.
Baca juga:
Partisipan Pemilu Bisa Konsultasi Kesehatan Mental di RSUD Tamansari
“Cek kesehatan rutin. Pakai masker di keramaian, rajin mencuci tangan, mengonsumsi vitamin D3 dan vitamin C secara oral (minum) atau injeksi (injeksi atas saran dokter) agar kondisi badan fit, imunitas terjaga,” kata Ngabila.
Ngabila juga menganjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat CERDIK. Antara lain tak merokok, beraktivitas fisik selama 30 menit sehari, makan sayur dan buah sebanyak 3-5 porsi sehari, serta membatasi konsumsi gula, garam, lemak dan minuman tinggi gula (seperti minuman berenergi, kemasan, dan soda).
Tidur pun harus cukup. Minimal 7 jam dalam 24 jam (jika terpaksa begadang, sempatkan tidur di siang hari). Hindari juga stres berlebih dengan berempati dan tetap menjaga kerja sama tim dengan baik agar proporsi pekerjaan dapat seimbang.
Tak hanya masalah kesehatan fisik, anggota KPPS, caleg, maupun timses juga dapat mengalami masalah kesehatan mental.
“(Gangguan) kesehatan mental ada yang berat dan ringan. Kalau yang ringan, biasanya konsultasi online dengan psikolog, psikiater, atau poli rawat jalan saja itu cukup,” kata Ngabila.
Ngabila menganjurkan untuk melakukan konsultasi ke ahli segera jika merasa ada masalah pada kesehatan mental masing-masing. Hal ini dilakukan agar pasien mendapat penanganan segera sesuai dengan diagnosa dari psikolog maupun psikiater.
Ngabila berpesan untuk selalu berpikir positif dan mengambil hikmah positif dari setiap peristiwa. (dru)
Baca juga:
Pemilu Satu Putaran Berdampak Positif untuk Industri Properti
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU