Komunikasi dan Percaya Dua Hal yang Membangun Pernikahan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 25 Mei 2018
Komunikasi dan Percaya Dua Hal yang Membangun Pernikahan

Pernikahan adalah menyatukan dua pribadi. (Foto: Pixabay/toanmda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN rahasia bila pasangan yang sudah menikah tak selamanya menemui jalan mulus dan lancar. Ada saja kelokan-kelokan dan jalan menanjak dan bergelombang. Setiap pasangan pasti menemukan persoalan baik besar maupun kecil.

Sayangnya tak semuanya mengatasi masalahnya dengan kepala dingin. Tak kurang beberapa orang menyelesaikannya dengan emosi. Padahal setiap masalah pasti ada solusinya jika dihadapi dengan tenang, sabar dan saling mengerti satu sama lain.

Nah, melihat hal tersebut, laman Boldsky memberikan beberapa tips untuk mengatasi permasalahan dalam rumah tangga.

1. Sulit Berkomunikasi

(Foto: Pixabay/free-photo)

Untuk membangun pernikahan yang kokoh tentu harus diiringi dengan komunikasi yang baik. Pasalnya, memiliki komunikasi yang baik merupakan batu loncatan untuk saling memahami. Maka dari itu, ketidakmampuan untuk melakukan komunikasi yang baik akan membuat kamu kehabisan tenaga. Bahkan dapat menyebabkan kamu kehilangan harapan dalam mahligai pernikahan yang telah dibina dengan susah payah.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, kamu harus memastikan jika komunikasi dilakukan dengan baik. Di satu sisi menjadi pendengar yang baik dan lain waktu pembicara yang matang. Kemudian jadilah lebih positif dalam percapakan, dan juga tegas serta tak membiarkan kemaran memandu percakapan kamu dengan pasanganmu.

2. Kepercayaan

(Foto: Pixabay/takmeomeo)

Kepercayaan merupakan salah satu faktor penting dalam keharmonisan rumah tangga. Biasanya pernikahan yang kandas ditengah jalan disebabkan sudah tidak ada lagi rasa percaya. Pada dasarnya, kepercayaan tumbuh dalam pikiran yang kita mainkan dengan diri kita sendiri. Karena jika didalam pikiran sudah tak percaya maka untuk seterusnya akan berpikiran seperti itu.

Namun setiap masalah tentu ada solusinya, untuk mengindari masalah kepercayaan, kamu harus melatih diri agar mempercayai orang lain. Dimulai dari cara berbicara tentang diri sendiri pada orang lain, membicarakan hal-hal kecil yang penting dalam pernikahan, serta berdiskusi soal kehidupan sehari-hari. Jadi biasakanlah untuk jujur, lepaskan ingatan masa lalu, dan jadikan semua itu sebagai proses untuk menjadi lebih baik di dalam pernikahan.


3. Ketidakcocokan

(Foto: khiemoshe)

Setiap individu dengan individu lainnya tentu memiliki ketidakcocokan. Terkadang hal ini tidak dijadikan sebagai sebuah keseimbangan, malah dianggap sebagai ketidakcocokan. Boleh saja tidak sepakat dengan pasangan, boleh juga ada argumen-argumen seru namun bukan berarti kemudian harus berpisah.

Padahal seharusnya kamu bisa menerima kekurangan dan pendapat dari pasangan. Jadi disini kamu harus melepaskan masalah ketidakcocokan dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan pasangan. Caranya yaitu dengan menjadi lebih intim dan melakukan hal-hal kegemaran kamu dan pasanganmu. Kuncinya adalah keseimbangan.

4. Kurang Intim

(Foto: Pixabay/jeremywongweddings)

Alasan lain kandasnya pernikahan yaitu adanya penurunan tingkat keintiman yang dimiliki pasangan. Karena keintiman merupakan seberapa dekat kamu dengan pasanganmu. Seperti cara bepikir, emosi dan seksual.

Agar keintiman tidak kendur, sebaiknya ditingkatkan dengan sama-sama membahasa tentang fantasi, keinginan juga mimpi yang ada di kepala masing-masing. Disamping itu bisa juga kamu dan pasanganmu mencoba ide dan hal baru dalam bercinta.

5. Kesibukan

(Foto: Pixabay/free-photo)

Kesibukan bekerja maupun kegiatan lainnya terkadang menjadi salah satu pemicu keretakan rumah tangga. Karena kunci pernikahan adalah membagi waktu antara kehidupan rumah tangga dan profesional.

Bukan mustahil jika masing-masing hanya memikirkan pekerjaan saja, pernikahan terancam terhenti dan gagal. Maka dari itu, untuk mengatasinya kamu harus pintar-pintar mengatur waktu dan tentunya menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasanganmu. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Bijak Berponsel, Jangan Sembarang Unggah dan Berbagi Lokasi

#Pernikahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Menjadi titik temu para calon pengantin untuk mewujudkan mimpi meeraykan pernikahan yang berkesan dan mendalam bagi pengatin, keluarga serta tamu undangan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Fun
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Melalui Golek Garwo, para jomlo dibukakan kesempatan untuk bertemu calon pasangan hidup melalui proses ta'aruf yang diklaim berlangsung sesuai syariat Islam.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Indonesia
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kementerian Agama mengungkapkan, bahwa pencatatan pernikahan sangat penting. Hal itu bisa melindungi perempuan dan anak-anak.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Indonesia
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Polisi telah menyita sejumlah bukti berupa bukti transfer, cetakan pesan antara korban dan terlapor, data catering, serta panduan acara nikah.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Fun
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Herloom Hotel & Residence BSD hadirkan 'Herloom Cherished Moment – Wedding & Event Showcase'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Indonesia
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Ada 34,6 juta pasangan yang menikah tapi tidak tercatat secara resmi, alias nikah siri.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 September 2025
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Indonesia
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Total jumlah perkawinan campuran yang dilaporkan ke Dinas Dukcapil Jakarta sebanyak 1.952 pasangan dalam lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Bagikan