Tips Mengatasai Anak Sakit Selagi Mudik Mengobati Kangen Kampung Halaman

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 29 April 2022
Tips Mengatasai Anak Sakit Selagi Mudik Mengobati Kangen Kampung Halaman

anak-anak lebih rentan sakit ketika bepergian jarak jauh, seperti saat mudik. (Foto: Unsplash/Vitolda Klein)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERJALANAN mudik jauh harus butuh berbagai persiapan untuk menghadapi hal-hal tidak terduga, misalnya anak sakit. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih rentan sakit ketika bepergian jarak jauh, seperti saat mudik lebaran.

Penyebab anak sakit saat mudik pun beragam dan keluhan dialami bisa berbeda-beda, seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, serta bersin. Berbagai penyebab anak sakit selama mudik bermacam-macam, salah satunya mengonsumsi makanan tidak sehat atau kurang bersih.

Makanan siap saji dan camilan tinggi garam biasanya paling sering dikonsumsi saat mudik karena dinilai praktis dan bikin kenyang. Padahal, kedua jenis makanan tersebut rendah nutrisi dan bisa memicu konstipasi.

Mengonsumsi makanan atau minuman dari tempat kurang bersih juga memungkinkan anak mengalami diare, sebab air dan makanan tersebut berisiko terkontaminasi bakteri.

Baca juga:

Tips Mudik Nyaman Bagi Pengendara Sepeda Motor

Tips Mengatasi Anak Sakit saat Mudik
Makanan siap saji biasanya sering dikonsumsi karena bikin kenyang. (Foto: Unsplash/Robin Stickel)


Kalau mudik menggunakan pesawat, perubahan tekanan udara juga bisa menjadi penyebab anak sakit. Nyeri telinga akibat tekanan udara umumnya terjadi ketika pesawat lepas landas atau mendarat, dan akan mereda atau menghialng dengan sendirinya saat sudah mendarat.

Jika mudik menggunakan transportasi darat apalagi harus menempuh jarak jauh bisa pula menyebabkan anak mengalami mabuk perjalanan.

Anak membaca atau bermain ponsel selama perjalanan juga lebih berisiko mengalami mabuk perjalanan. Beberapa gejala dapat muncul saat anak mengalami mabuk perjalanan paling sering terjadi, pusing dan muntah.

Mengutip laman Alodokter, jika anak mengalami gejala batuk dan pilek, orang tua bisa memberikannya obat mengandung dextromethorphan, guaifenesin, pseudoephrine, dan chlorpheniramine untuk membantu meredakannya.

Bisa juga memberikan obat dengan kandungan paracetamol untuk menurunkan demam, mengatasi sakit kepala, serta meredakan nyeri di telinga. Pastikan kamu memberikan obat sesuai petunjuk pemakaian di kemasan.

Baca juga:

Tips Mudik dan Libur Lebaran Keren buat Para Cowok

Tips Mengatasi Anak Sakit saat Mudik
Ilustrasi paracetamol. (Foto: Unsplash/Christina Victoria Craft)

Jika anak mengalami konstipasi saat mudik, berikan mereka asupan cairan dan serat lebih banyak, misalnya buah dan sayur. Sementara itu, jika mengalami diare, pastikan asupan cairannya terpenuhi agar terhindar dari dehidrasi.

Untuk mengatasi mabuk perjalanan, cobalah ajak anak mengistirahatkan matanya selama perjalanan. Bila mudik dengan mobil, kamu bisa berhenti sejenak di rest area agar anak dapat menghirup udara segar.

Sebagai upaya antisipasi, orang tua perlu menyiapkan perbekalan obat-obatan dan peralatan dibutuhkan sebelum berangkat mudik. Dengan begitu, mudik bersama keluarga pun bisa berjalan dengan lancar. (and)

Baca juga:

Tips Mudik Aman dan Menyenangkan Ala Melody Eks JKT48

#April Tematik +62 Bicara Kangen #Anak #Kesehatan #Mudik #Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Bagikan