Tips Asuh Anak Down Syndrome yang Perlu Diketahui

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Selasa, 21 Maret 2017
Tips Asuh Anak Down Syndrome yang Perlu Diketahui

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Peran orang tua dalam menjaga dan mengasuh anak memang menjadi salah suatu kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan, apalagi anak merupakan anugerah dari Tuhan yang memang harus dijaga. Sama halnya dengan mengasuh anak yang berkebutuhan khusus seperti para penderita down syndrome.

Untuk diketahui, anak penderita down syndrome memiliki kekurangan dengan keterbelakangan baik mental maupun fisik. Namun walau bagaimana, para orang tua sudah seharusnya menerima kondisi anak down syndrom dengan iklaas dan sabar serta tetap berusaha menjaga mereka dengan sebaik-baiknya.

Mengasuh anak tersebut memang bukan hal yang mudah, untuk itu tim merahputih.com sudah merangkum beberapa cara mengasuh anak down syndrome dengan baik yang mungkin dapat menghasilkan anak-anak yang berprestasi seperti berikut:

1. Mencari Info Terkait Down Syndrome

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)
Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Pertama, Sahabat Merahputih harus mencari tahu tentang segala hal yang berhubungan dengan down syndrome. Dengan hal tersebut, maka Anda akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang down syndrome sehingga akan lebih mudah pula untuk mengetahui kebutuhan sang anak.

2. Memberikan Kasih Sayang yang Tulus pada Anak

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)
Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Kasih sayang yang tulus juga menjadi salah satu tips yang penting untuk mengasuh anak down syndrome. Karena dengan selalu memberikan kasih sayang, maka dapat membuat anak dengan down syndrome hidup lebih lama, sehat dan terus bahagia. Hal ini wajib dilakukan oleh para orang tua, karena mereka lah yang menjadi pendamping utama.

3. Mengenali Bakat Anak dan Membantu Mengembangkan Bakatnya

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)
Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Walaupun memiliki keterbelakangan mental dan fisik, jika Anda dapat menjaga dan mengasuh anak down syndrome dengan benar, anak tersebut akan dapat berprestasi. Untuk itu, peran orang tua harus dapat mengenali bakat sang anak dan coba membantu untuk mengembangkan bakatnya tersebut. Hal tersebut sudah banyak dibuktikan oleh sebagian anak down syndrome di dunia, dari mereka bahkan mampu berprestasi hingga kancah Internasional.

4. Kunjungi Dokter Secara Rutin

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)
Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Mengunjungi dokter secara rutin juga salah satu hal yang harus diperhatikan. Sebagian besar anak dengan down syndrome memiliki masalah pada kesehatan seperti memiliki penyakit jantung, kelainan pada otot, memiliki masalah pada pendengaran atau penglihatan, termasuk rentan menderita kanker sel darah putih (leukimia). Untuk itu para orang tua disarankan untuk rajin memeriksakan ke dokter, karena dapat membantu mengatasi penyakit yang diderita anak.

5. Carikan Sekolah yang Cocok untuk Anak

Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)
Anak penderita Down Syndrome (MP/Rizki Fitrianto)

Dan yang terakhir adalah bantu mencarikan sekolah yang cocok bagi sang anak. Walau berkebutuhan khusus, bukan berarti anak down syndrome tidak boleh bersekolah. Anak tersebut juga memiliki hak yang sama dengan anak normal lainnya. Biasanya, para orang tua memasukkan mereka ke sekolah luar biasa yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi si anak.

Itu dia beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda untuk menjaga dan mengasuh anak-anak penderita down syndrom yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat ya, guys Nah, masih ngomongin soal down syndrome, inilah anak-anak down syndrom dari Indonesia yang berprestasi. Siapa saja? Yuk simak: Hebat Banget! Inilah 4 Anak Down Syndrome Indonesia Yang Berprestasi

#Anak #Prestasi Penyandang Disabilitas #Penyandang Disabilitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Zahrina Idzni

Gaul, supel dan berkibarlah bendera negeri, Merah Putih Jaya

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan