Kesehatan

Tips Ampuh Cegah Gigi Ngilu Menurut Dokter Spesialis

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 16 September 2021
Tips Ampuh Cegah Gigi Ngilu Menurut Dokter Spesialis

Kenali tips mencegah gigi ngilu (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH mengalami gigi ngilu? Kalau pernah merasakannya pasti tahu banget ya bagaimana dampaknya terhadap aktivitas sehari-sehari. Saking sakitnya, aktivitas harian kamu jadi tidak produktif karena yang ada di pikiran kamu ialah mengeluhkan kondisi yang tidak nyaman ini.

Tapi jangan khawatir. Seperti yang dikatakan Dokter spesialis konservasi gigi, drg. Iffi Aprillia pada laman Antara, ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan gigi ini.

Baca Juga:

Ketahui! Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Mulailah dengan mengganti sikat gigi kamu. Gunakan bulu sikat yang halus, karena lebih nyaman untuk kondisi gigi ngilu. Kemudian, gunakan pula pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. "Jangan lupa untuk menyikat gigi dua kali sehari, 30 menit setelah sarapan dan sebelum tidur," ujar Iffi.

Sikat gigi minimal dua kali sehari. (Foto: pixabay/jennyfriedrichs)

Sisa makanan pada gigi yang tidak dibersihkan juga bisa membuat gigi ngilu. Oleh karena itu, pastikan tidak ada sisa makanan yang menyangkut pada gigi. Nah, untuk yang memiliki gigi rapat, gunakan benang gigi ketimbang sikat gigi agar menjangkau seluruh sela-sela gigi.

Membersihkan sisa makanan tersebut sebaiknya juga jangan menggunakan tusuk gigi. Sebab, sisa makanan akan terdorong ke suku gusi yang nantinya menimbulkan penyakit gusi.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang mengandung serat juga sangat penting. Seperti halnya buah dan sayur, yang ketika dikunyah bisa berfungsi sebagai sikat gigi alami, sehingga sistem cleansing di rongga mulut berfungsi. "Boleh saja mengonsumsi makanan manis, tapi jangan berlebihan," ujar Iffi.

Kemudian, Iffi menyampaikan bahwa jangan lupa ketika baru sembuh dari sakit, sebaiknya sikat gigi diganti. Karena, dikhawatirkan banyak bakteri maupun virus yang terdapat pada sikat gigi tersebut.

Konsultasikan dengan dokter bila gigi ngilu terus menerus. (Foto: pixabay/jarmoluk)

Namun, bila rasa ngilu terus-menerus terjadi bahkan tanpa adanya rangsangan, Iffi menyarankan agar kamu segera berkonsultasi ke dokter. Hal itu agar permasalahan lebih cepat tertangani pada tahapan dini.

Baca Juga:

Ingin Tetap Sehat Saat #DiRumahAja? Ini Tipsnya

Gigi terdiri dari lapisan email dan dentin. Rasa ngilu terjadi di bagian dentin ketika bagian email terkikis. Terkikisnya email terjadi karena terkena suhu panas ataupun dingin yang ekstrem. Makanan yang terlalu manis atau asam juga mengakibatkan impuls saraf ngilu sampai ke dentin.

Secara umum, ada dua macam penyebab gigi ngilu, yaitu resesi gusi seperti penyakit gusi, sikat gigi terlalu keras, karies gigi, faktor usia gusi, dan pengikisan lapisan email akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang asam. (ryn)

Baca Juga:

Pentingnya Asuransi Kesehatan Bagi Pekerja Milenial

#Kesehatan #Gigi #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan