Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pendidikan

Tingkatkan Baca Anak dengan Metode Read Aloud

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 14 Juni 2022
Tingkatkan Baca Anak dengan Metode Read Aloud

membaca bukanlah proses alami sehingga membutuhkan proses belajar. (Foto: Unsplash/Jonathan Borba)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SI kecil sulit membaca? Kamu mungkin bisa mencoba metode membaca nyaring atau read aloud untuk menumbuhkan minat membaca anak sejak dini.

Founder Reading Bugs dan Penasehat Read Aloud Indonesia (RAI) Roosie Setiawan menjelaskan, membaca bukanlah proses alami, sehingga membutuhkan proses belajar. Kemampuan membaca harus disiapkan sedini mungkin karena 90 persen perkembangan otak kritis terjadi lima tahun pertama kehidupan.

"Membaca perlu diajarkan secara ekplisit. Anak-anak perlu mempelajari berbagai unsur yang dibutuhkan membaca, terutama belajar berbagai bunyi dalam bahasa lisan sehingga mampu menghubungkan bunyi itu dengan huruf tertulis dan membuat makna. Inilah pentingnya read aloud," jelas Roosie, dilansir ANTARA, Minggu (12/6).

Dalam meningkatkan literasi dan minat membaca, Roosie mengatakan guru memiliki peran yang sangat penting. Menurutnya, guru dapat menggunakan metode Interactive Read Aloud (IRA) sebagai alat untuk perkembangan bahasa siswa.

Baca juga:

Gubernur Herman Deru Keluhkan Minat Baca Masyarakat yang Terus Menurun

Tingkatkan Baca Anak dengan Metode Read Aloud
Guru berperan penting dalam literasi membaca. (Foto: Unsplash/ThisisEngineering RAEng)


Struktur IRA dibagi menjadi beberapa bagian, yakni Perkenalan Teks, Membaca Teks, Mendiskusikan Teks, Tinjau Kembali Teks, dan Menanggapi Teks.

"Guru membacakan nyaring buku-buku yang disukai siswa. Metode read aloud ini juga bisa digunakan untuk siswa belajar membaca, bahkan yang gemar membaca. Selain itu, read aloud juga melatih keterampilan menyimak dan untuk membangun kedekatan dengan siswa," ungkapnya.

Untuk menguasai metode tersebut, penasehat RAI Ihdinal Hikmatin Tajdidah mengatakan ada tiga tahapan yang harus diperhatikan, yakni persiapan, saat memulai dan selama kegiatan, serta sesudah kegiatan.

Baca juga:

Menarik Minat Baca, Perpustakaan Harus Kreatif dan Inovatif

Tingkatkan Baca Anak dengan Metode Read Aloud
Tumbuhkan minat baca anak sejak dini. (Foto: Unsplash/Suad Kamardeen)

Tahapan persiapan menyangkut empat hal, yakni menetapkan tujuan pembacaan, memilih bahan bacaan, membaca kembali, dan merencanakan tanggapan. Selanjutnya, tahapan saat dan selama kegiatan dimulai dengan membaca informasi latar bacaan, memperhatikan intonasi, kecepatan, dan penekanan kata, serta melakukan interaksi gestur. Kemudian, tahapan sesudah melakukan kegiatan ditutup dengan diskusi.

Founder Rumah Guru BK sekaligus Widyaiswara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ana Susanti menjelaskan, tenaga pendidik perlu memiliki kepekaan bahwa membaca merupakan kunci sukses belajar dan menjadi budaya.

"Mari kita bersama-sama mensosialisasikan metode read aloud kepada lingkungan sekolah dan lingkungan terdekat untuk meningkatkan minat baca, serta menumbuhkan budaya literasi yang baik," tutup Ana. (and)

Baca juga:

Angka Melek Huruf Tinggi, Minat Baca di Indonesia Masih Rendah

#Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi salah satu prioritas sebab guru merupakan ujung tombak pendidikan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Indonesia
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Bagikan