MerahPutih.com – Timnas Basket 3x3 Indonesia memasuki fase krusial persiapan menuju Asian Games 2026.
Rangkaian turnamen internasional itu dalam waktu dekat akan menjadi ajang seleksi untuk menentukan skuad terbaik yang ditargetkan mampu bersaing memperebutkan medali.
Head of Program 3x3 BTN DPP Perbasi, Derry Primasta Octa mengatakan, Indonesia akan mengikuti dua ajang FIBA 3x3 Challenger, yakni di Batam dan Taiwan.
Baca juga:
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Hasil FIBA Challenger Bakal Jadi Bahan Evaluasi Timnas Basket 3x3 Indonesia
Hasil dari kedua turnamen tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menetapkan daftar final pemain yang berangkat ke Asian Games.
Dua tim memang kami fokuskan sebagai bagian dari proses seleksi tim nasional menuju Asian Games. Dari sana nantinya akan dipilih pemain-pemain terbaik untuk masuk ke daftar akhir.
kata Derry, Selasa (21/6)
Indonesia mendapat keuntungan sebagai tuan rumah FIBA 3x3 Challenger Batam dengan memperoleh tiga slot peserta. Sementara itu, satu tim lainnya akan diperkuat pemain Indonesian Basketball League (IBL).
Sementara di sisi lain, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu memastikan, seluruh kebutuhan nonteknis atlet akan menjadi perhatian timnya agar tidak mengganggu persiapan menuju Asian Games.
Baca juga:
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Menurut Todotua, pelayanan, transportasi, akomodasi hingga kesiapan venue merupakan faktor yang turut menentukan peluang atlet meraih hasil maksimal.
“Prestasi tidak hanya dibangun saat atlet berada di lapangan pertandingan. Prestasi juga lahir dari persiapan yang matang dan pelayanan yang baik,” ujar Todotua.
Ia menegaskan Tim CdM akan memastikan atlet dapat fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan tanpa dibebani persoalan di luar arena. (knu)

