Tiga Stategi Utama Hadapi Pembelajaran di Era Digital Versi Moeldoko

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2020
Tiga Stategi Utama Hadapi Pembelajaran di Era Digital Versi Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam konferensi pers "Dampak Penyebaran COVID-19 terhadap Ekonomi Indonesia" di Kantor Staf Presiden (Antara/Rangga Pandu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan tiga strategi utama dalam menghadapi transformasi pembelajaran di era digital.

"Tiga strategi prioritas tersebut adalah goals, ways dan means," ujar Moeldoko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7).

Hal itu disampaikan Moeldoko dalam acara The 7th Knowledge Sharing Forum (KSF) Universitas Terbuka 2020 bertema “Transformasi Masyarakat Digital dan Strategi Meningkatkan Student Engagement dalam Pembelajaran Online”.

Baca Juga:

Ide Unik Pemkab Kotawaringin Timur Dongkrak Sektor Pariwisata

Goals atau tujuan yang akan dicapai berupa optimalisasi pembelajaran secara daring. Pembelajaran online atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi suatu model pembelajaran yang efektif dan efisien.

Kemudian ways, yakni berupa metode atau cara yang dilakukan harus tepat, benar dan tidak bias. Cara komunikasi perlu menyesuaikan gaya generasi muda. Demikian juga cara berpikir harus menyesuaikan dengan kalangan milenial.

“Cara komunikasi, gaya bahasa, berpikir dan visual sekarang ini berubah,” ungkap Moeldoko.

Selanjutnya, means dalam arti bagaimana mengurangi digital gap yang saat ini masih terjadi. Indonesia terdiri dari lebih 17 ribu pulau, ada wilayah yang secara infrastruktur teknologi komunikasinya sudah maju, namun ada pula yang masih miskin.

“Jangan sampai akses teknologi informasi hanya terjadi di Pulau Jawa. Banyak daerah yang masih miskin infrastruktur komunikasi. Karena itu, perlu diupayakan pemerataan akses internet,” papar Moeldoko yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Terbuka.

Moeldoko saat memberikan keterangan pers (MP/Ismail)
Moeldoko saat memberikan keterangan pers (MP/Ismail)

Meldoko menegaskan berbagai perubahan terjadi dan tak bisa dihindari. Indonesia harus mampu beradaptasi dan bergerak cepat menghadapi berbagai tantangan perubahan tersebut. Selain itu, juga harus berani ambil risiko atas kebijakan yang diambil secara konstitusional.

“Kita harus siap menghadapi kompleksitas masalah akibat globalisasi. Kita juga harus mampu merespons kejutan-kejutan yang terjadi akibat kemajuan teknologi. Kita harus sensitif dan melakukan lompatan-lompatan, mengubah cara kerja lama yang konvensional dan relatif linier,” paparnya.

Moeldoko menjelaskan pemerintah memikirkan peningkatan kualitas SDM tanpa membedakan institusi pendidikan negeri atau swasta. Dalam hal ini, pemerintah melalui TVRI juga memiliki program belajar dari rumah.

Baca Juga:

5 Spot Wisata Keren Sekitar Malioboro

Mengenai perbedaan atau digital gap, pemerintah memahami persoalan ini dan segera memperbaiki infrastruktur komunikasi informasi. “Intinya pemerintah ingin adanya pemerataan, keadilan dalam informasi, akses, dan berbagai kemudahan lain berjalan dengan baik," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat menjelaskan dalam proses PJJ perlu dibangun interaksi dan komunikasi antara mahasiswa dengan tutor, sehingga proses belajar makin optimal. (*)

#Jenderal Moeldoko
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Moeldoko mengungkapkan ia memiliki kenangan pribadi yang tak terlupakan bersama almarhum, terutama saat ia masih berpangkat perwira pertama.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Indonesia
Lebih dari 130 Peserta Ramaikan PEVS 2025, Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Nasional
PEVS 2025 in Collaboration with Asiabike Jakarta hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 April 2025
Lebih dari 130 Peserta Ramaikan PEVS 2025, Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Nasional
Indonesia
Investasi di Jabar Diganggu Ormas Berbentuk Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja!
Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu menyayangkan tindak premanisme yang terjadi pada pembangunan pabrik yang digadang-gadang akan menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 April 2025
Investasi di Jabar Diganggu Ormas Berbentuk Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja!
Indonesia
Moeldoko Pastikan Hadir di Sidang Kabinet Paripurna Perdana di IKN
Pihak Istana dan Otorita IKN menyiapkan Hotel Nusantara dan rumah tapak menteri sebagai penginapan anggota kabinet
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Agustus 2024
Moeldoko Pastikan Hadir di Sidang Kabinet Paripurna Perdana di IKN
Indonesia
Kemenkes: Kratom Tak Masuk Jenis Narkotika
Presiden Jokowi telah memerintahkan penelitian lebih lanjut tentang kratom karena tanaman ini sudah beredar di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Juni 2024
Kemenkes: Kratom Tak Masuk Jenis Narkotika
Indonesia
Ulang Tahun ke-63, Jokowi Didoakan Jadi Warisan untuk Indonesia
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, memberikan ucapan dan doa untuk Jokowi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Juni 2024
Ulang Tahun ke-63, Jokowi Didoakan Jadi Warisan untuk Indonesia
Indonesia
Istana Yakin KPK Punya Pertimbangan Periksa Hasto dalam Kasus Harun Masiku
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pemeriksaan terhadap saksi kasus yang menjerat bekas Caleg PDIP Harun Masiku itu lantaran ada pertimbangan hukum dari penyidik.
Frengky Aruan - Kamis, 20 Juni 2024
Istana Yakin KPK Punya Pertimbangan Periksa Hasto dalam Kasus Harun Masiku
Indonesia
Moeldoko Sebut PEVS 2024 Pameran Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara
PEVS 2024 juga menjadi jembatan penghubung bagi Indonesia untuk mencapai target menjadi pemain besar dalam ekosistem kendaraan listrik dunia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 April 2024
Moeldoko Sebut PEVS 2024 Pameran Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara
Indonesia
Moeldoko Minta Kenaikan Pangkat Prabowo Tidak Perlu Jadi Polemik
Presiden sangat clear ini adalah bentuk apresiasi dari negara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 01 Maret 2024
Moeldoko Minta Kenaikan Pangkat Prabowo Tidak Perlu Jadi Polemik
Indonesia
Moeldoko Salaman dengan AHY di Istana, Demokrat Sebut Konsekuensi Logis
Kamhar belum mengetahui apakah Moeldoko menyampaikan permohonan maaf saat bersalaman dengan AHY
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Februari 2024
Moeldoko Salaman dengan AHY di Istana, Demokrat Sebut Konsekuensi Logis
Bagikan