Kesehatan

Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 15 Februari 2022
Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?

Jangan terlalu sering tidur sambil duduk. (Foto: Unsplash/Lisanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAYA tidur sekarang bermacam-macam, ada yang di kasur seperti pada umumnya, sambil duduk, bahkan ada yang bisa sambil berdiri. Tidur memang nyaman, tapi jika dilakukan sambil tidur ternyata juga tidak baik untuk kesehatan lo.

Tidak hanya ketika rehat disela-sela waktu kerja saja, tidur sambil duduk juga biasanya dilakukan saat dalam perjalan jauh dengan mobil atau pesawat. Selain itu, ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat seseorang lebih nyaman untnuk tidur sambil duduk.

Tidur sambil duduk sebenarnya boleh-boleh saja, malah posisi ini bisa memberikan manfaat pada beberapa situasi. Sebagai contoh di tengah perjalanan, tidur sambil duduk dapat mengurangi rasa lelah atau saat power nap di waktu istirahat bekerja untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus, serta membuat suasana hati lebih baik.

Baca juga:

Semakin Gemuk Semakin Susah Tidur, Apa Iya?

Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?
Tidur sambil duduk tidak disarankan dilakukan dalam jangka waktu yang lama. (Foto: Unsplash/Ethan Sykes)

Tidur duduk juga direkomendasikan bagi perempuan setelah melahirkan lo. Ini merupakan posisi tidur alternatif yang bisa dilakukan dua minggu setelah melahirkan sebelum akhirnya bisa tidur dengan nyaman di atas kasur.

Selain itu, tidur duduk mungkin bisa menjadi pilihan posisi tidur yang nyaman untuk orang dengan obesitas, penyakit paru obstrutif kronis, atau sedang menjalani terapi fisik setelah operasi, seperti operasi bahu.

Meski begitu, tidur sambil duduk tidak disarankan dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Selain dapat membaut pegal-pegal, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan terjadinya deep vein thrombosis (DVT). DVT adalah penggumpalan atau pembekuan darah yang terjadi akibat seseorang tidak melakukan gerakan dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga:

Tidur Setelah Makan Siang Ternyata Juga Ada Manfaatnya

Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?
Tidur sambil duduk dapat mengurangi rasa lelah atau saat power nap di waktu istirahat bekerja. (Foto: Unsplash/Kuo-Chiao Lin)

Ada beberapa hal yang kamu perhatiakn agar tidur sambil duduk tetap aman, pastikan posisimu tetap nyaman. Gunakan bantal penyangga punggug atau kepala kemudian turunkan sandaran kursi sekitar 40 derajat.

Jika tidak memungkinkan untuk menurunkan sandaran kursi, misalnya ketika dalam penerbangan, gerakkan kaki secara berkala atau lakukan peregangan kaki lebih sering. Untuk tiduur siang dengan posisi duduk, pastikan durasinya tidak lebih dari 30 menit.

Nah, itu tadi fakta medis tentang tidur sambil duduk. Ingat ya, tidur dalam posisi duduk sebaiknya dilakukan dalam situasi-situasi tertentu saja, bukan untuk jadi kebiasaan. Jika kebiasaan tidur sambil duduk sudah menimbulkan gejala DVT, seperti tungkai kaki teras hangat dan bengkak, nyeri saat menekuk kaki, dan kram yang tidak tertahankan, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. (and)

Baca juga:

Parahnya Bahaya dari Tidur Kelamaan, Bikin Kamu Cepat-cepat Bangun

#Kesehatan #Tidur #Posisi Tidur #Tidur Siang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan