Fashion

Thrift Shop di Inggris Obral Murah Merek Pakaian Mewah

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 07 Maret 2023
Thrift Shop di Inggris Obral Murah Merek Pakaian Mewah

Gareth jual pakaian berlabel desainer secara kiloan. (Foto: WalesOnline/Rob Browne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH toko thrift vintage yang tersembunyi di kawasan industri di Kota Cardiff, Inggris, menjual merek-merek pakaian berlabel desainer atau merek pakaian mewah dengan harga yang sangat murah, hanya 2,99 pound sterling atau setara Rp 55 ribu. Demikian diungkapkan Mirror.

Thrift shop tersebut dibuka tiga tahun lalu dan telah menggaet banyak penggemar dan pengikut dari berbagai orang yang kerap menghadiri penjualan kiloan yang digelar toko tersebut. Awalnya, toko ini dimulai sebagai bisnis penjualan pakaian bekas daring.

Namun, kini pemilik dan pendiri toko tersebut, Gareth Natale, telah mengembangkan bisnis yang dimulai dari kamar tidurnya nan kecil hingga menjadi toko fisik seluas 3.658 meter persegi.

Pada 2015, Gareth melihat celah di pasar dan meluncurkan situs Deadstock karena cita-citanya ialah membuka bisnis fesyen streetwear miliknya sendiri.

Baca juga:

Gedebage, Surganya Thrifting di Bandung

Gareth memulai bisnisnya pada 2015. (Foto: Deadstock)

"Saya ingin memulai toko pakaian jalanan dengan gaya yang tidak benar-benar ditawarkan oleh siapa pun pada saat itu. Topman dan Urban Outfitters belum cukup mengikuti tren," kata Gareth.

Menurutnya, sebagai generasi muda yang tidak memiliki modal dana dan minim pengalaman dalam menjalankan bisnis, ia tentu tak akan dianggap serius oleh pedagang grosir tradisional.

Gareth sering mengunjungi toko barang bekas lainnya dan toko amal lokal di sekitar Cardiff untuk mengumpulkan stoknya. Saat baru berusia 25 tahun, ia meluncurkan situs webnya dari kamar kecilnya di Fitzhamon Embankment.

"Saya mengambil semua foto di kamar saya, menyimpan semua pakaian di kamar saya, mengemas setiap pesanan di kamar saya," terang Gareth.

Baca juga:

Thrifting Seru dan Nyaman, ini Tipsnya

Mulanya mengambil gambar pakaian dari kamar kecilnya. (Foto: Deadstock)

Akhirnya, Gareth pindah ke sebuah apartemen di Cardiff Bay dan beroperasi dari sana hingga tiga tahun lalu, tempat ia menempati lantai atas unit Jubilee Trading Estate. Bisnis dengan cepat berkembang ke lantai dasar gedung dan saat itulah bisnis thrift vintage miliknya menjadi populer.

"Saya memutuskan untuk mengadakan acara penjualan kiloan dengan mengharapkan 50 orang yang akan datang. Kemudian, lebih dari 50 orang datang dan saya pikir, 'oke, orang-orang Cardiff siap untuk sesuatu yang menarik seperti ini'," terangnya.

Deadstock asli Gareth sekarang beroperasi dari lantai atas unit dan berspesialisasi dalam streetwear desainer, sedangkan The Thrift menempati lantai dasar unit. Di toko itu, kamu bisa menemukan merek-merek besar, seperti Ralph Lauren, Tommy Hilfiger, The North Face, dan Nike. (waf)

Baca juga:

Bisnis Minim Modal yang Bisa Banget Dicoba

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Bagikan