Kesehatan

Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 17 September 2021
Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya

Kita bisa tetap terjaga tanpa kafein. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TUGAS yang tak kunjung selesai atau pekerjaanmu yang menumpuk, memaksamu untuk bergadang dan tetap terjaga di malam hari. Jika tidak dilakukan, pekerjaan maupun tugasmu akan tetap menumpuk bahkan bisa tidak selesai.

Kalian mungkin merasa segelas kafein dapat membantu. Menurut laman Healthline, konsumsi kafein pada umumnya aman, kecuali itu menjadi sebuah kebiasaan. Kebanyakan mengonsumsi kafein juga dapat menyebabkan sakit kepala, migrain, dan tekanan darah tinggi pada beberapa orang.

Baca juga:

Waspada! 5 Tanda Ini Artinya Tubuhmu Kelebihan Kafein


Sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik untuk tubuh, maka dari itu kita tak selalu harus meminum kafein untuk tetap terjaga. Ada beberapa cara untuk tetap terjaga tanpa mengonsumsinya. Melansir laman COlorado, Berikut ada empat cara yang bisa kamu coba.


1. Camilan sehat

Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya
Makanan yang sehat berpengaruh untuk tetap terjaga. (Foto: Pexels/Yaroslav Shuraev)

Ketika tubuh kita lelah, kita cenderung ingin makan makanan kaya karbohidrat. Permen, roti, dan pasta memang dapat memuaskan hasrat kita dan memberi kita energi.

Namun, sebaiknya pilihlah camilan yang dapat dipasangkan dengan karbohidrat, ini akan membantumu merasa kenyang lebih lama. Beberapa ide camilan yang dapat dicoba termasuk yogurt dengan buah, dendeng dan keju, trail mix, sayuran dengan saus, dan selai kacang serta kerupuk.

2. Bergerak

Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya
Stretching juga dapat menahan diri dari kantuk. (Foto: Pexels/Jonathan Borba)

Melakukan aktivitas fisik dapat membantu kita merasa lebih waspada dan terjaga, terutama jika kamu mengalami penurunan energi setelah seharian beraktivitas.

Tak usah khawatir, tak perlu menggerakan gerakan tubuh yang berat untuk tetap terjaga. Cukup dengan berbicara, berjalan-jalan, dan melakukan stretching dapat membantumu.

Baca juga:

Waspadai Overdosis Kafein

3. Tidur siang

Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya
Tidur siang siap berikan energi lebih untuk terjaga di malam hari. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Jika merasa lelah di siang hari, tidurlah sebentar. Tidur siang selama 15 hingga 30 menit telah terbukti meningkatkan mood dan kewaspadaan di siang hari. Pilihlah tempat yang tenang untuk tidur siang dan jangan lupa untuk mengatur alarm agar tidak kebablasan.


4. Menghirup aromaterapi

Tetap Terjaga di Malam Hari Tanpa Kafein, Begini Caranya
Aromaterapi buat kamu lebih fokus. (Foto: Pexels/Mareefe)

Wewangian memiliki efek yang kuat pada pikiran kita, jika mencari pengganti kafein, aromaterapi mungkin dapat menjadi pilihan terbaik.

Dengan menyampurkan minyak yang berbeda, kita dapat membuat kreasi kostum wewangian sendiri untuk menambah energi hingga fokus. Lemon Eucalyptus Peppermint dapat menjadi salah satu kombinasi yang dapat membantumu untuk tetap terjaga. (mic)

Baca juga:

Begini Cara Kerja Kafein, Kandungan Kopi yang Bikin Melek

#Kesehatan #Kafein
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan