Tesla Tarik 595 Ribu Mobil di AS, Ada Apa?
Tesla tarik lebih dari 500 ribu mobil di AS (Foto: pixabay/capitalstreet_fx06)
PRODUSEN mobil listrik ternama, Tesla, menarik kembali sekitar 595 ribu kendaraan di Amerika Serikat. Hal tersebut karena fungsi Boombox yang bisa memutar suara lewat speaker eksternal, dan mengaburkan peringatan yang bisa didengar untuk pejalan kaki.
Seperti yang dilansir dari Associated Press, penarikan tersebut merupakan yang kedua kalinya akibat kesalahan dan fitur Boombox tersebut.
Baca Juga:
Perusahaan mobil listrik yang didirikan Elon Musk tersebut mengatakan, bahwa dalam dokumen pemerintah, penarikan baru akan menonaktifkan Boombox bila pemilik memakai fitur yang memungkinkan mereka 'memanggil' kendaraan dengan kecepatan rendah.
Adapun penarikan pertama terjadi pada bulan Februari menonaktifkan Boombox bila kendaraan berada dalam mode drive, netral dan mundur. Kedua penarikan akan dilakukan pembaruan perangkat lunak daring.
Penarikan ratusan ribu mobil tesla tersebut, mencakup Tesla Model Y, X, dan S keluaran 202 hingga 2022. Kemudian ada juga Tesla Model 3 keluaran 2017 hingga 2022.
Kabar tersebut diungkap pada dokumen yang diunggah oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasiona AS (NHTSA).
Baca Juga:
Amerika Serikat Investigasi Sistem Autopilot Tesla, Ada Apa?
Boombox kabarnya memungkinkan pengemudi untuk memainkan suara preset atau custom ketika kendaraan bergerak. Hal itu melanggar standar kselamatan federal.
Pada penarikan bulan Februari, terjadi setelah badan keamanan membuka penyelidikan tentang masalah tersebut. NHTSA menjelaskan, bahwa pada tahun 2010 Kongres mewajibkan kendaraan listrik atau hibrida, untuk membuat suara peringatan pejalan kaki.
Kemudian, NHTSA pun mengunggah dokumen yang menampilkan bahwa Tesla menarik lebih dari 7 ribu Model X dari 2021 dan 2022, lantaran kantong udara tirai samping mungkin tidak mengembang, sebagaimana dimaksud dalam kecelakaan saat jendela diturunkan.
Para pemilik Tesla akan diberitahu pada bulan Juni, kemudian pusat layanan akan mengganti kantong udara pada baris depan kiri dan kanan. (Ryn)
Baca Juga:
Tesla Akan Kembangkan Fitur Autopilot Baru Diklaim Lebih Canggih
Bagikan
Berita Terkait
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Mobil Listrik Tabrak 3 Kios di Tanjung Priok, Balita Jadi Korban dan Ada yang Patah Tulang
Chery J6 Tembus 5.555 Unit, Komunitas First EV Offroad Meriahkan J6 Fest Berhadiah Total Rp 150 Juta
Chery J6T Resmi Meluncur dengan Menawarkan Pengalaman Off-Road yang Lebih Dewasa, Berapa Harganya?