Tesla Akan Kembangkan Fitur Autopilot Baru Diklaim Lebih Canggih
Tesla akan kembangkan fitur autopilot baru (Foto: businessinsider)
TESLA kembali meluncurkan teknologi terbaru pada fitur autopilot miliknya. Seperti dilansir laman Engdaget, fitur tersebut nantinya akan bisa melewati lampu hijau secara otomatis, meski tidak ada mobil lain di depannya.
Baca Juga:
Tesla Berencana Hadirkan Mobil Listrik dengan Harga Kompetitif
Seperti peluncuran software Autopilot sebelumnya, Tesla tengah berhati-hati karena Traffic Light dan Stop Sign Control hanya akan memungkinkan fitur tersebut melewati persimpangan, tanpa mobil pemandu, bila kendaraan melaju di jalur lurus.
Dalam beberapa kasus, autopilot mungkin meminta pengemudi untuk mengonfirmasi sebelumnya jika kendaraan bisa melewati persimpangan.
Misalnya, diperlukan konfirmasi bila kendaraan telah berhenti saat lampu menyalah hijau. Dalam kasus lain, visualisasi jalur mengemudi akan berubah menjadi hijau, dan kendaraan akan melewati persimpangan secara otomatis.
Baca juga:
Hal tersebut agak mirip dengan cara Tesla meluncurkan fitur perubahan jalur autopilot nan terlebih dahulu memerlukan konfirmasi pengemudi.
Awal tahun ini, sebuah video menunjukan autopilot Tesla secara otomatis berhenti di lampu merah. Jadi berjalan secara mandiri melalui lampu hijau merupakan evolusi logis berikutnya.
Tesla diharapkan merilis perilisan ulang fundamental dari perangkat lunak autopilotnya pada akhir tahun ini. Sebab, perubahan itu memungkinkan Tesla memperkenalkan fitur-fitur baru dengan lebih cepat.
Sebelumnya, seperti dikutip Ubergizmo, Tesla sudah dikenal sebagai kendaraan premium dengan harga fantastis. Namun, Tesla dikabarkan akan menghadirkan mobil lebih terjangkau.
Elon Musk menuturkan, nantinya Tesla akan sampai ke titik membuat baterai lebih terjangkau untuk diproduksi. Dengan begitu, harga mobil listrik akan lebih terjangkau.
"Sekitar tiga tahun dari sekarang, kami yakin bisa membuat kendaraan listrik senilai USD 25 Ribu (Rp371 juta) sepenuhnya otonom," jelas Musk.
Tak hanya itu, Elon Musk juga mengungkapkan, tim teknik memiliki rencana untuk mengembangkan baterai lithium jenis baru, yang bisa diproduksi lebih cepat dan lebih tahan terhadap pengisian cepat.
Bila Tesla bisa membuat mobil dengan harga terjangkau, tentu daya tarik masyayarakat untuk memiliki mobil listrik akan meningkat. Namun, belum ada tanggal pasti kapan Tesla akan merilis mobil listrik dengan harga Rp371 jutaan. (Ryn)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Mobil Listrik Tabrak 3 Kios di Tanjung Priok, Balita Jadi Korban dan Ada yang Patah Tulang