Teruskan Blokade Selat Hormuz, AS Siapkan Serangan Udara Singkat dan Kuat ke Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Teruskan Blokade Selat Hormuz, AS Siapkan Serangan Udara Singkat dan Kuat ke Iran

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026. Foto X

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memilih mempertahankan blokade Angkatan Laut AS.

Blokade ini diklaim untuk menekan Iran terkait program nuklirnya, Axios melaporkan, Rabu (29/4).

"Blokade ini sedikit lebih efektif dibandingkan pengeboman. Mereka sedang tercekik," kata Trump.

"Ini akan menjadi lebih buruk bagi Iran."

Baca juga:

Iran Pungut Biaya di Selat Hormuz, Menlu AS: Trump Berhak Putuskan Lanjutkan Perang

Ia mengeklaim Iran sedang mencari kesepakatan untuk mencabut blokade AS atas jalur pelayaran strategis itu.

Trump menolak tawaran Iran untuk membuka Selat Hormuz dan menunda pembahasan nuklir, dengan menegaskan bahwa tujuan utamanya tetap mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Ketidakmampuan mengekspor minyak telah membuat infrastruktur Iran "hampir meledak."

Sumber mengatakan kepada Axios bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) telah menyusun rencana serangan udara "singkat dan kuat" untuk mengatasi kebuntuan diplomatik jika Iran tidak mengalah.

Namun, Trump belum memberikan otorisasi untuk tindakan militer itu.

CENTCOM juga dikabarkan telah meminta rudal hipersonik Dark Eagle untuk kemungkinan digunakan terhadap Iran.

Permintaan tersebut dikaitkan dengan pemindahan sistem peluncur Iran ke luar jangkauan rudal Serangan Presisi (Precision Strike) yang mampu menyerang target hingga lebih dari 300 mil atau sekitar 480 kilometer.

Belum ada keputusan yang diambil terkait permintaan itu, menurut laporan Bloomberg. Jika disetujui, hal ini akan menjadi pengerahan pertama rudal hipersonik Amerika Serikat. (*)

#Iran #Perang #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Tim Ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Operasi salvage dilakukan untuk menangani kapal yang mengalami kecelakaan, terutama ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tim Ahli  dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Bagikan