Terpaut Rindu, Polda Metro Masih Tunggu Habib Rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab. (MP/Dery Ridwansyah)
MerahPutih.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Kombes Pol Adi Deriyan menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab terkait kasus dugaan percakapan chat mesum.
Pemeriksaan tersebut, kata Adi, akan dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus setelah Habib Rizieq kembali Indonesia.
"Pemeriksaan dilakukan sampai beliau (Habib Rizieq) tiba di Tanah Air, ya," kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8).
Dia mengungkapkan, pihaknya akan menunggu pentolan FPI itu pulang ke Tanah Air guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, polisi tidak ingin mengganggu ibadah yang sedang dijalani Habib Rizieq di Arab Saudi.
"Kita beri kesempatan beliau beribadah. Pasti beliau rindu dengan Tanah Air. Ketika beliau datang, baru kita minta beliau memberi keterangan lanjutan," katanya.
Namun demikian, dia mengaku belum tahu jadwal kepulangan Habib Rizieq akan kembali ke Indonesia.
"Kita tunggu aja. Sebab, beliau punya kerinduan dengan Tanah Air, terhadap bangsa ini, 'kan," tandasnya.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka, kemudian menerbitkan surat perintah penangkapan dan daftar pencarian orang (DPO), serta red notice karena tidak memenuhi panggilan sebagai saksi maupun tersangka.
Polisi telah menetapkan tersangka terhadap Habib Rizieq dan seorang wanita bernama Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar pada Senin (29/5) lalu.
Habib Rizieq dijerat Pasal 4 (1) junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Sejauh ini, penyidik menduga Habib Rizieq berada di Arab Saudi sejak 26 April 2017 guna mangkir dari pemanggilan kepolisian. (Asp)
Baca berita terkait Habib Rizieq lainnya di: Kapitra: Habib Rizieq Tak Akan Penuhi Panggilan Polisi
Bagikan
Berita Terkait
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024