Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Teror Bom di Masjidil Haram, Ali Taher: Itu Bertentangan dengan Ajaran Agama

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 24 Juni 2017
Teror Bom di Masjidil Haram, Ali Taher: Itu Bertentangan dengan Ajaran Agama

Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Seorang pria yang diduga merencanakan serangan ke Masjidil Haram tewas meledakkan dirinya sendiri. Sebelum meledakkan diri, pria itu sempat terlibat baku tembak dengan pihak keamanan.

Akibat ledakan tersebut enam jemaah mengalami luka berat. Sebagian bangunan tempat pelaku bersembunyi mengalami kerusakan. Empat di antara korban itu telah keluar dari rumah sakit, dan lima petugas keamanan luka ringan.

Diduga serangan tersebut direncanakan oleh tiga kelompok, yakni dua berbasis di Mekkah dan satu di Jeddah.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong mengutuk tindakan teror tersebut. Ia menilai, dalam suasana yang khusyuk di bulan suci Ramadan ini, terlebih menjelang Idul Fitri tidak boleh ada tindakan teror atas nama dan alasan apa pun.

"Itu tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan, tidak memiliki alasan-alasan ideologis apa pun. Bahwa tindakan kejahatan berupa teror, pembunuhan itu bertentangan dengan ajaran agama," kata Ali di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (24/6).

Oleh karena itu, kata Ali, Komisi VIII DPR mendorong pemerintah Arab Saudi untuk segera menangkap pelaku kejahatan terhadap umat Islam di Masjidil Haram.

"Bagaimanapun, Masjidil Haram dan Madinah adalah merupakan dua kota suci yang dimuliakan oleh umat Islam," tegasnya.

Ali juga mengimbau, agar kejahatan tersebut dapat diselidiki oleh pemerintah Arab Saudi. Ia berharap tindakan teror tersebut tidak akan terulang kembali.

"Oleh karena itu, umat Islam jangan sampai terprovokasi, biarkan kita serahkan kepada pemerintah Arab Saudi yang menangani," tandasnya.

Seperti diketahui, Masjidil Haram merupakan salah satu dari tiga tempat tersuci bagi umat Islam seluruh dunia. Di dalam Masjidil Haram terdapat Kakbah yang menjadi kiblat salat seluruh muslim di dunia. (Pon)

#Masjidil Haram #Teror Bom #Bom Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan