Terkena Luapan Sungai, 7 Kelurahan di Ibukota Terendam Banjir

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Sabtu, 21 Maret 2015
Terkena Luapan Sungai, 7 Kelurahan di Ibukota Terendam Banjir

Warga menggendong bayi saat melintasi banjir yang menggenangi permukiman di Petamburan, Jakarta, Sabtu (21/3). ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna/ed/ama/15

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Akibat guyuran hujan deras pada Jumat malam (20/3) sejumlah wilayah ibukota teredam banjir dengan variasi ketinggian air sekitar 20 hingga 150 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Suratman mengatakan setidaknya ada 7 Kelurahan di DKI Jakarta yang terkena dapak banjir. Ketujuh keluarahan tersebut direndam banjir akibat meluapnya sejumlah sungai yang melintasi ibukota. (Baca: Sambangi Korban Banjir, Ahok Bagikan Makanan)

"Ada tujuh kelurahan yang terendam banjir, karena luapan air sungai. Hanya Jakarta Barat saja yang tidak ada genangan. Kalau empat wilayah lainnya ada yang tergenang," kata Suratman seperti dilansir dari Beritajakarta.com, Sabtu (21/3).

Lebih lanjut Suratman menjelaskan, ketujuh keluarahan yang terdam banjir berada di empat wilayah Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sedangkan kawasan Jakarta Barat tidak terendam banjir. (Baca: Saat Libur, Ahok Kerap Bersihkan Got)

"Hanya Jakarta Barat saja yang tidak ada genangan," tandas Sutarman.

Banjir paling parah merendam Keluarahan Petogogan dengan ketinggian air 100 hingga 150 sentimeter, kemudian Keluarahan Bangka setinggi 30 hingga 150 sentimeter, selanjutnya Kelurahan Kampung Melayu setinggi 20 hingga 150 sentimeter. Kelurahan Tanah Abang sendiri terendam air ketinggian air 30-60 cm, Kelurahan Pondok Labu setinggi 100 cm, dan Kelurahan Pejagalan setinggi 50-60 cm. (bhd)

#BPBD DKI Jakarta #Basuki Tjahaja Purnama #Banjir Jakarta #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Bagikan