Pemilu 2019

Tenda Ambruk Diterjang Angin, Kampanye Lomba Melukis Wajah Puan Maharani di Solo Batal

Eddy FloEddy Flo - Senin, 01 April 2019
 Tenda Ambruk Diterjang Angin, Kampanye Lomba Melukis Wajah Puan Maharani di Solo Batal

Tenda yang menjadi arena lomba lukis wajah Puan Maharani ambruk diterjang angin kencang (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Taman Bendung Karet Tirtonadi, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/3).

Akibat kejadian tersebut lomba melukis wajah Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Taman Bendung Karet Tirtonadi terpaksa dibatalkan, setelah tenda acara buat tamu undangan dan peserta ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa atau pun luka dari kejadian itu.

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Fahmi Manaf, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pukul 14.00 WIB bermula saat puluhan perta lomba melukis mulai memadati lokasi acara. Tiba-tiba terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Angin kencang porak porandakan tenda lomba lukis wajah Puan Maharani di Solo
Tenda lokasi lomba lukis wajah Puan Maharani di Solo ambruk diterjang angin kencang (MP/Ismail)

Peserta berhamburan masuk ke dalam tenda mencari perlindungan. Selang beberapa menit, tenda itu justru ambruk usai diterjang angin ribut dan menimpa puluhan orang yang ada di dalam.

"Acara lomba lukis cepat 30 menit wajah Puan yang merupakan rangkaian kampanye PDIP di Soloraya terpaksa dibatalkan," ujar Fahmi.

Peserta, tamu undangan, dan pengunjung, kata dia, panik berlarian naik ke atas tanggul Kalianyar. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Lomba lukis wajah Puan Maharani batal digelar
Lomba lukis wajah Puan Maharani di Solo batal digelar (MP/Ismail)

"Saya lihat ada satu orang pengunjung yang sempat shock diamankan petugas BPBD," papar dia.

Kapolsek Banjarsari Kompol Demianus Palulungan membenarkan peristiwa abruknya tenda acara lomba lukis cepat 30 menit wajah Puan di pinggir Kalianyar. Evakuasi dilakukan BPBD dengan cepat.

"Kita langsung sterilkan lokasi karena dapat membahayakan keselamatan. Panitia akhirnya membatalkan acara ini. Tidak ada korban jiwa atau pun luka. Ini murni musibah, diluar perkiraan panitia" kata Demianus.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

#Angin Topan #Puan Maharani #PDI Perjuangan #Kampanye Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan