Headline

Temukan Ewako Gel, Tim Mahasiswa Unhas Raih Medali Perak di Kuala Lumpur

Eddy FloEddy Flo - Senin, 14 Mei 2018
Temukan Ewako Gel, Tim Mahasiswa Unhas Raih Medali Perak di Kuala Lumpur

Universitas Hasanuddin Makassar. (Instagram @andrants)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Di tengah sorotan dunia terhadap Indonesia lantaran peristiwa bom bunuh diri yang menghantam tiga gereja di Surabaya, ternyata ada sekelompok mahasiswa yang masih membuat kita semua berbangga hati. Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin berhasil meraih medali perak dalam ajang International Invention, Innovation & Technology Exhibition (ITEX 2018) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 10-12 Mei 2018.

Tim mahasiswa Unhas sukses meracik produk gel dari kulit rambutan.Dan hal itu diakui dunia sebagai salah satu temuan terbaik dari anak-anak muda.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Dr drg Nurlindah Hamrun, M Kes yang turut mendampingi mahasiswanya berlaga di WYIE menyampaikan kekaguman dan apresiasinya.

"Ajang ITEX-WYIE ini luar biasa, karena disini bertemu ratusan inventor dunia dari berbagai usia dan berbagai level, mulai dari sekolah dasar hingga profesor," kata drg Linda saat dikonfirmasi dari Makassar, Minggu (13/5) kemarin.

mahasiswa unhas
Para Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Foto: unhas.ac.id)

Ajang yang mempertemukan ratusan inventor dan inovator muda dari berbagai negara ini terdiri atas dua forum yang berlangsung secara paralel, yaitu World Young Inventors Exhibition (WYIE) dan Asian Young Inventors Exhibition (AIYE).

Sebagaimana dilansir Antara, dua tim mahasiswa Unhas, masing-masing Tim Ewako Gel, dan Tim Si Manggis Celebes berhasil menyabet medali perak pada ajang WYIE. Kedua tim ini berhasil mengungguli ratusan inovator dari berbagai penjuru dunia di forum ini.

Tim Ewako Gel terdiri dari 4 mahasiswa, yaitu Erwin Gunawan (2015) dan Ahmad Setiawan Jarigau (2015) dari Fakultas Kedokteran Gigi, serta Ariansyah (2014) dan Fadhil Adam Dzaky (2016) dari Fakultas Farmasi.

Mereka menawarkan gagasan inovatif berjudul: Ewako Gel: Development of rambutan peel extract as gel product innovation for detecting plaque on teeth.

Produk yang mereka temukan ini memperoleh pengakuan internasional dengan menyabet Silver Medal (Tertiary Silver Medal) untuk kategori Biotechnology pada ajang WYIE.

Rektor Unhas
Rektor Prof Dwia Aries Tina (Foto: Twitter @hasanuddin_univ)

Ewako Gel karya inovasi mahasiswa-majasiswa Unhas adalah produk yang berfungsi mendeteksi plak (biofilm) pada gigi. Produk ini juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat mencegah terjadinya karies (gigi berlubang) pada gigi.

Menurut salah seorang anggota Ewako Gel, Erwin Gunawan, ia dan timnya terpikir membuat produk ini karena di bidang kedokteran gigi terutama di Indonesia selama ini sudah ada bahan disclosing (pendeteksi plak gigi) dalam bentuk solution, tablet, dan sirup namun menggunakan bahan kimia.

"Sedangkan menurut literatur, negara-negara maju seperti Amerika sudah jarang bahkan tidak menggunakan bahan kimia, karena penggunaan dengan dosis berlebih dalam rongga mulut, bisa menyebabkan efek karsinogenik (efek kanker) bagi tubuh," kata Erwin.

Erwin menambahkan sebenarnya sudah ada penelitian tentang manfaat bunga rosella dan buah naga yang juga dapat dijadikan sebagai bahan pendeteksi plak. Namun harganya mahal. Dalam upaya mencari sumber berbahan baku murah itulah Erwin dan kawan-kawan menemukan kulit rambutan.

"Selama ini kulit rambutan itu tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dan hanya dijadikan sebagai limbah lingkungan. Padahal, ada kandungan antosianin (warna merah) yang memungkinkan bisa mendeteksi plak seperti kandungan antosianin pada bunga rosella dan buah naga," jelasnya.

Produk ini tinggal melewati satu tahapan lagi sebelum dapat digunakan, yaitu uji klinis pada manusia. Erwin yang merupakan alumni SMA Negeri 2 Makassar dan masuk Unhas pada tahun 2015 melalui Jalur Non Subsidi (Jalur Mandiri) ini berharap mereka dapat diberikan kesempatan untuk terus mengembangkan inovasi Ewako Gel hingga benar-benar dapat dimanfaatkan.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Universitas Hasanuddin Latih Tenaga Medis untuk Polindes di Asmat

#Universitas Hasanuddin #Mahasiswa Berprestasi #Mahasiswa
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
DPR RI minta sanksi tegas bagi pelaku dugaan pelecehan seksual di UI. Komisi X juga akan panggil rektor kampus sebelum masa reses.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
Indonesia
UI Selidiki Dugaan Grup Chat Bermuatan Seksual, 16 Mahasiswa Diperiksa
Universitas Indonesia menyelidiki dugaan grup chat bermuatan seksual. Sebanyak 16 mahasiswa diperiksa, korban mendapat pendampingan penuh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
UI Selidiki Dugaan Grup Chat Bermuatan Seksual, 16 Mahasiswa Diperiksa
Indonesia
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, BEM FHUI Cabut Status Keanggotaan Mahasiswa
BEM FHUI mencabut status keanggotaan mahasiswa yang diduga terlibat pelecehan seksual. UI pastikan penanganan profesional dan berperspektif korban.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, BEM FHUI Cabut Status Keanggotaan Mahasiswa
Indonesia
Rektor UI Serahkan Penanganan Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa ke Fakultas Hukum
Pada tanggal 12 April 2026, fakultas menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran kode etik yang juga berpotensi mengandung unsur tindak pidana, terkait aktivitas sebagian mahasiswa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Rektor UI Serahkan Penanganan Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa ke Fakultas Hukum
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Habib mengingatkan agar panitia melakukan mitigasi risiko terhadap potensi pemadaman listrik yang dapat menghentikan ujian secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Indonesia
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Ketepatan waktu dalam melakukan transaksi biaya seleksi menjadi penting
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Indonesia
TKA Jadi Penentu Nasib Kelulusan SNBP 2026, Nilai Rapor Saja Enggak Cukup
Eduart menjelaskan bahwa seluruh perguruan tinggi negeri menerima data nilai TKA para pendaftar sebagai rujukan tambahan. Meski demikian, nilai tersebut bukan menjadi penentu tunggal kelulusan dalam jalur SNBP
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
TKA Jadi Penentu Nasib Kelulusan SNBP 2026, Nilai Rapor Saja Enggak Cukup
Indonesia
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Sektor pendidikan vokasi juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Bagikan