Wisata Dunia

Rekomendasi Tempat untuk dikunjungi di Selandia Baru Berdasarkan Musim

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 16 Mei 2019
Rekomendasi Tempat untuk dikunjungi di Selandia Baru Berdasarkan Musim

Selandia Baru memiliki banyak musim (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TINGGAL di negara beriklim tropis seperti di Indonesia. Tentu membuat kamu ingin bepergian ke luar negeri untuk merasakan musim berbeda. Namun, pergi ke negara dengan banyak musim membutuhkan perencanaan matang. Karena keadaan cuacanya bisa di luar ekspektasi kamu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan termasuk barang dan jenis pakaian. Serta kegiatan apa yang ingin dilakukan. Karena semuanya bergantung dengan musim yang tengah terjadi saat kamu berkunjung.

Negara yang memiliki banyak muslim salah satunya ialah Selandia Baru. Negara di benua Oseania itu menawarkan beragam pengalaman tak terlupakan sepanjang tahun. Setiap musim-musimnya juga memiliki sensasi tersendiri saat kamu berkunjung ke sana.

Nah menurut Tourism New Zealand, berdasarkan musimnya, tempat-tempat di Selandia Baru ini recommended banget untuk dikunjungi.

1. Musim Panas (Desember-Februari)

Cathedral Cove (Foto: Istimewa)

Suhu pada saat musim panas antara 20-25 derajat celcius. Tempat yang pas dikunjungi saat musim tersebut ialah The Coromandel. Kamu bisa menikmati suasana di Hahei Beach sambil bersantai. Di sekitarnya ada pepohonan pohutukawa yang begitu rindang.

Enggak jauh dari pantai, ada Cathedral Cove, sebuah gua melengkung raksasa. Memasuki gua ini kamu akan menyusuri tanjung berbatu putih dan bergabung dengan dua teluk kecil yang terpencil. Selain itu, kamu juga bisa menyelam di pedalaman laut Cathedral Cove Marine Reserve.

2. Musim Gugur (Maret hingga Mei)

Wildfoods Festival (Foto: Istimewa)

Paling asyik untuk menikmati sisa-sisa sinar matahari saat musim gugur di Selandia Baru. Sebagai catatan, pastikan kamu mengenakan jaket. Sebab bepergian saat musim gugur sangat berangin. Di musim gugur paling seru untuk menikmati keindahan alam bebas dan mencicipi makanan segar langsung dari perkebunan.

Yang enggak kalah seru lagi musim gugur identik dengan acara musiman di Selandia Baru. Misalnya Hokitika Wildfoods Festival. Festival ini menawarkan banyak hiburan dan pertunjukan. Jangan lupa, untuk mengenakan kostum yang paling unik. Di festival ini kamu bisa ikut serta dalam kompetisi berpakaian terbaik.

Sementara Untuk agenda yang lebih santai, kunjungi Wanaka untuk menikmati alam terbuka Selandia Baru. Kamu dapat berjalan santai melewati dedaunan berwarna keemasan di berbagai trek seperti Waterfall Creek Track. Di sini merupakan spot yang keren untuk berpiknik.

Baca juga:

Ini yang Bikin Selandia Baru Diprediksi Jadi Destinasi Favorit Di Tahun 2019!

3. Musim Dingin (Juni hingga Agustus)

Queenstown WInter Festival (Foto: Istimewa)

Cobalah aktivitas salju seperti bermain ski di Queenstown Winter Festival saat musim dingin di Selandia Baru. Kegiatan empat hari yang penuh kegembiraan ini awalnya hanya merupakan karnaval musim dingin para penduduk setempat. Saat itu kota ini masih sepi.

Kini pesta tersebut telah berhasil menarik perhatian banyak pengunjung internasional. Festival pada Jumat malam selalu berkesan dengan adanya live music dan kembang api.

Selain itu, di musim dingin kamu juga bisa menyaksikan perayaan Tahun Baru Maori atau Matariki yang diadakan sepanjang bulan Juni di seluruh Selandia Baru. Terdapat berbagai pertunjukan budaya yang menarik selama perayaan ini. Salah satunya Torchlight Hikoi yang ikonik di sepanjang jalan Queenstown.

4. Musim Semi (September hingga November)

Otago Rail Trail (Foto: Istimewa)

Suasana pada musim semi dipenuhi oleh bunga-bunga warna-warni yang bermekaran. Pemandangan di pagi hari dengan langit biru di Danau Tekapo jelas tidak boleh dilewatkan. Udara segar akan menyambutmu saat berjalan-jalan pagi sambil dikelilingi oleh bunga lupin ungu di tepi pantai.

Setelah itu, minumlah secangkir kopi atau makan es krim gelato di salah satu kafe di Central Otago. Pemandangan di tempat ini berupa danau yang begitu cantik. Kamu juga bisa menyewa sepeda gunung. Untuk menjelajahi Central Otago atau sekadar bersepeda di sepanjang Otago Central Rail Trail.

Bagaimana sahabat Merah Putih, kapan nih punya rencana ke Selandia Baru? (ikh)

#Selandia Baru #Wisata Selandia Baru #Wisata #Wisata Dunia #Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Lifestyle
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Pameran ini mempertemukan kebutuhan perusahaan seputar corporate outing, gathering, perjalanan insentif, serta team building bersama para pelaku industri.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Bagikan