Teknologi AI Mampu Deteksi Produk Palsu

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 21 Oktober 2023
Teknologi AI Mampu Deteksi Produk Palsu

Konsumen seringkali kekurangan informasi tentang kondisi dan masalah pada pemalsuan. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRODUK palsu, tiruan, replika atau KW jadi pekerjaan yang sepertinya tak pernah terselesaikan bagi pemilik produk asli. Apalagi pada produk-produk jenama kelas atas nan mewah yang sering menjadi korban pemalsuan ini. Bukan hanya masalah cuan namun dapat meruntuhkan citra dari produk-produk itu.

Fashionphile, pasar online kelas atas, menawarkan program pelatihan untuk menjadi master yang berlangsung lebih dari 8 ribu jam. Orang belajar mengenali detail terkecil barang palsu, mulai dari kesalahan format tanggal pada tas Louis Vuitton hingga susunan logam yang presisi pada jam tangan Cartier.

Baca Juga:

Jenama Sepatu Lokal Heiden Heritage Kolaborasi Bareng Pokemon

barang
Barang palsu menjadi masalah yang merugikan baik untuk produsen dan konsumen. (Pexels/Kindel Media)

Sementara itu, The RealReal menggunakan kombinasi indera manusia dan AI untuk mengotentikasi produk-produk mewah. Pemeriksaan pertama dilakukan oleh AI, yang dilatih pada 30 juta gambar untuk mendeteksi perbedaan kecil pada jahitan dan penempatan perangkat keras. Algoritma menilai risiko suatu barang dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti riwayat penjual dan popularitas produk di pasar gelap.

Kemudian teknologi ini akan memberdayakan konsumen untuk mengotentikasi barangnya sendiri dalam hitungan detik atau menit. Aplikasi berbasis AI seperti Entrupy mengklaim dapat mengidentifikasi produk desainer yang dicurigai palsu dengan foto yang diunggah.

Ordre Group, bekerja sama dengan merek seperti Louis Vuitton dan Burberry, telah mengembangkan Authentique, program yang menciptakan 'sidik jari digital' unik untuk setiap barang dan mendaftarkannya di blockchain, sehingga dapat dilacak dan aman.

Perjuangan melawan pemalsuan ini mendorong pemain industri besar dalam bidang fesyen bersatu dengan menstandarisasi ID digital bagi garmen dan tekstil. Seperti konsorsium Aura Blockchain, yang didukung oleh LVMH, OTB, dan Prada Group, mendigitalkan jutaan produk, menciptakan sistem berbasis blockchain untuk mengotentikasi barang-barang mewah. 'Paspor' digital ini untuk produk fesyen agar lebih dapat terlindungi dalam undang-undang di Eropa, yang akan mengatasi masalah pemalsuan.

“Semudah mengangkat telepon dan mengarahkannya ke suatu produk dan mengetahui apakah itu palsu atau asli,” tegas pendiri dan CEO The Ordre Group Simon Lock, seperti dikutip dari CNN Jumat, (13/10).

Baca Juga:

Koleksi Terbaru Jenama Lokal yang Wajib Punya

barang
Ada teknologi terbaru untuk menjamin otentikasi barang. (Unsplash/Jonathan Francisca)

Seiring kemajuan teknologi, media sosial dan platform e-commerce masih bergulat dengan penjualan barang palsu. Meskipun undang-undang bertujuan untuk mengatasi masalah ini, penerimaan pasar terhadap produk palsu masih menjadi problem tersendiri. Etika pembelian barang tiruan masih diperdebatkan, karena konsumen seringkali kekurangan informasi tentang kondisi dan masalah pada pemalsuan.

Ketika barang palsu menjadi lebih canggih, metode otentikasi menjadi semakin kompleks. Teknologi seperti tanda pengenal digital, meskipun menjanjikan, kemungkinan besar tidak akan menghilangkan pemalsuan sepenuhnya. Perlunya mode hibrida yang menggabungkan teknologi dan keahlian manusia sebagai antisipasi pada pemalsuan. Kombinasi AI dan kecurigaan manusia dapat meningkatkan proses otentikasi.

Kemudian ID digital menimbulkan tantangan potensial, termasuk perlunya kesepakatan seluruh industri mengenai sistem otentikasi dan dampaknya terhadap pasar. Namun, teknologi ini memberikan transparansi dan kemudahan melacak, sehingga memberdayakan konsumen untuk lebih memahami riwayat pembelian mereka.

Daya tarik barang tiruan adalah lebih murah ketimbang produk aslinya, menjadi tantangan tersendiri pada produsen. Kemudian kebutuhan teknologi dan kolaborasi menjadi kunci untuk memerangi barang palsu dan memastikan konsumen menerima barang mewah yang asli. (mkn)

Baca Juga:

Rilis Buku Asal-Usul dan Sejarah Sepatu dari Berbagai Jenama

#Teknologi #Fashion
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - 27 menit lalu
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Fashion
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
IYFDC merupakan salah satu program pembinaan desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
Tekno
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
OPPO Find X10 Ultra kini makin tak tertandingi. Sebab, Vivo X500 Ultra mundur dari kamera telefoto 10x.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
Bagikan