Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Teknik Fisika ITB Bikin Alat Pencitraan Deteksi Penyakit Kuning pada Bayi

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 02 Juni 2021
Teknik Fisika ITB Bikin Alat Pencitraan Deteksi Penyakit Kuning pada Bayi

ITB kembangkan alat yang mampu mentedeteksi sakit kuning, terutama pada bayi. (Foto: Pexels/Kindel Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA dosen di Teknik Fisika ITB membuat perangkat perangkat pencitraan pada dunia kesehatan. Salah satunya, alat deteksi awal penyakit kuning pada bayi.

Penelitian ini dilaksanakan oleh beberapa mahasiswa dan beberapa dosen Teknik Fisika, di antaranya adalah Dr. Ir. Eko Mursito Budi, M.T., Dr. Ir. Endang Juliastuti, M.S., dan Naila Zahra, S.T., M.T. Metode yang dipakai pada penelitian ini bernama Metode Kramer.

Baca Juga:

Pandemi Bikin Ubanan?

itb
Teknologi “Thermal Imaging”, alat deteksi pencitraan pada dunia kesehatan yang dikembangkan ITB. (Foto: dok. ITB)

“Sebelum ke dokter, dengan metode kramer kita bisa melakukan pencitraan untuk mendeteksi penyakit kuning pada bayi,” ujar Dosen KK Instrumentasi dan Kontrol Teknik Fisika ITB, Dr. Vebi Nadhira, S.T, M.T., dalam webinar Manfaat Perangkat Pencitraan Pada Dunia Kesehatan Selasa (25/5/2021)

Data sample untuk penelitian ini didapat dengan cara mengambil 10 citra pada 49 pasien bayi. Untuk mengambil citra yang diperlukan, digunakan kamera yang diberi jarak 50 - 60 cm di atas bayi dan juga kartu warna berjarak 5 - 10 cm di samping perut bayi.

Setelah mendapatkan citra mentah, dilakukanlah proses pemfilteran lalu koreksi warna. Setelah itu, dilakukan juga segmentasi kulit melalui konversi ke ruang warna lab. Kemudian beralih ke konversi ke ruang spesifik, akuisisi data statistik warna kulit sample, dan terakhir estimasi dengan regresi linear.

Selain itu, para dosen Teknik Fisika ITB juga membuat perangkat perangkat pencitraan pada dunia kesehatan. Yang berdasarkan pada teknologi thermal imaging. Penelitian ini dilaksanakan oleh Dr. Suprijanto, S.T, M.T., Naila Zahra, S.T, M.T., dan Tri Untoro, S.T, M.T.

Pada teknologi ini terdapat komponen bernama thermal microbolometer. “Thermal microbolometer mendeteksi radiasi inframerah di tubuh kita untuk dianalisis citranya,” ujar Vebi.

Baca Juga:

Aplikasi AI Google untuk Identifikasi Kondisi Kulit

anak
Inovasi yang dibuat ITB akan membantu dunia medis. (Foto: Pixabay/vjohns1580)

Selain thermal imaging, para staf pengajar Teknik Fisika ITB juga melakukan riset yang membuahkan hasil berupa alat dan teknologi untuk pencitraan yaitu tomografi optik. Pendeteksian perubahan warna pada gigi, pengujian penyebaran cairan pada masker, pendeteksi kelembaban kulit, pemetaan posisi jarum pada citra USG, dan deteksi awal penyakit kuning pada bayi.

Pada pemaparan materi ini, deteksi awal penyakit kuning pada bayi dan pemetaan posisi jarum pada citra USG menjadi hasil penelitian yang paling rinci pembahasannya.

Penelitian lainnya, mengenai pencitraan pada kesehatan untuk screening adalah pemetaan posisi jarum pada citra USG. Ini dilakukan oleh beberapa sivitas akademika Teknik Fisika ITB yaitu beberapa mahasiswa dan dosen. Dosen Teknik Fisika ITB yang terlibat pada penelitian ini adalah Dr. Suprijanto, S.T, M.T. dan Guru Besar KK Instrumentasi dan Kontrol Teknik Fisika ITB, Prof. Dr. Eng. Ir. Deddy Kurniadi, M.Eng.

“Riset ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan USG yang sering kali menggunakan jarum untuk melakukan pencitraan. Namun, ketika USG dilakukan, jarum yang dimasukkan tersebut sering tak terlihat. Riset ini dilakukan untuk menemukan teknologi yang dapat membuat jarum pada USG dapat terlihat dengan jelas,” ujar Vebi.

Selain itu, salah satu rumus matematis yang digunakan pada penelitian ini adalah linear derivative. Linear derivative berfungsi untuk mengestimasi atau menentukan area posisi jarum yang dimasukkan ketika melakukan USG. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Smartwatch Bisa Selamatkan Nyawa tapi Juga Picu Kekhawatiran

#Kesehatan #ITB #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - 2 jam, 25 menit lalu
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Bagikan