Tawarkan Bantuan Kemanusiaan, Jepang Selalu Bersama Indonesia Atasi Masa Sulit

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 26 Desember 2018
Tawarkan Bantuan Kemanusiaan, Jepang Selalu Bersama Indonesia Atasi Masa Sulit

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) menghadiri sidang parlemen majelis tinggis di Tokyo, Jepang, Senin (19/3). (ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah menghubungi Presiden Joko Widodo untuk menawarkan bantuan kemanusiaan pasca bencana tsunami menghantam Banten dan Lampung pada 22 Desember 2018. Pembicaraan Abe-Jokowi via telepon itu berlangsung sekitar 10 menit pada Selasa (25/12).

Dalam kesempatan tersebut, selain menyampaikan rasa dukacita dan belasungkawa atas musibah tsunami yang menimpa Banten dan Lampung, Abe juga menyatakan Jepang siap membantu apapun yang diperlukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi pemulihan pascabencana semaksimal mungkin.

Abe menekankan bahwa Jepang dan Indonesia sama-sama rentan terhadap bencana alam karena kondisi geografis yang terletak di lingkar api Pasifik. Jepang juga memiliki pengalaman dalam mengatasi bencana tsunami dan juga bencana alam yang telah kerap menimpa wilayah Kepulauan tersebut.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: EPA)

"Kedua pihak dapat saling mengerti akan kesulitan yang muncul akibat bencana, dan Jepang selalu bersama dengan Indonesia dalam mengatasi masa sulit pascabencana," tulis keterangan resmi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta,

Menanggapi hal tesebut, sebagaimana dikutip Antara, Presiden Joko Widodo mengatakan berterima kasih atas ucapan simpati yang hangat dari Jepang serta melanjutkan tanggapan untuk berkonsentrasi pada keselamatan nyawa dan evakuasi penduduk.

Sebelumnya, pada Senin (24/12), Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono telah mengirim ucapan simpati dan belasungkawa kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas bencana tsunami di Selat Sunda. (*)

#PM Jepang Shinzo Abe #Tsunami Selat Sunda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Ragu mau nyeberang ke Sumatra atau Jawa hari ini? Cek dulu info penyeberangan Selat Sunda terbaru. BMKG pastikan rute aman dari potensi tsunami, meski ada abu vulkanik
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Dunia
Sidang Pembunuh Mantan PM Jepang Shinzo Abe Dimulai, Motifnya Dendam kepada Gereja Unifikasi
Yamagami mengaku bersalah atas dakwaan yang dibacakan jaksa.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Oktober 2025
 Sidang Pembunuh Mantan PM Jepang Shinzo Abe Dimulai, Motifnya Dendam kepada Gereja Unifikasi
Lifestyle
Megathrust Selat Sunda: Bukan Hanya Tsunami, Gempa Bisa Hancurkan Struktur Bangunan
Ancaman Megathrust di Indonesia semakin menjadi perhatian sejak 2024. Baru-baru ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis penelitian terbaru yang mengungkapkan potensi Megathrust di wilayah Indonesia
ImanK - Minggu, 05 Januari 2025
Megathrust Selat Sunda: Bukan Hanya Tsunami, Gempa Bisa Hancurkan Struktur Bangunan
Bagikan