Tarif Terintegrasi JakLingko Jangan Rugikan BUMD

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Maret 2022
Tarif Terintegrasi JakLingko Jangan Rugikan BUMD

TransJakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Moda transportasi di Jakarta kian hari semakin berkembang di DKI Jakarta. Keberadaan transportasi publik yang nyaman, aman dan terjangkau secara tarif akan mendorong orang beralih dari transportasi pribadi.

Pemerintah DKI direncakan akan membuat kebijakan baru soal tarif transportasi publik atau JakLingko yang terintegrasi.

Baca Juga:

Tujuan PT JakLingko Gandeng KPK

Anggota DPRD Fraksi PSI DKI Jakarta, Eneng Malianasari, langkah tersebut sudah seharusnya dilakukan oleh jajaran Gubernur Anies Baswedan.

"Kami menyambut baik ide tarif yang terintegrasi ini. Memang sudah seharusnya. Kalau dihitung, jadi sangat hemat 3 moda transportasi hanya bayar Rp 10.000. Begini harusnya sejak awal," papar Eneng di Jakarta, Jumat (18/3).

Hanya saja, kata dia, tetap ada catatan penting yang perlu diperhatikan. Dalam aturan tarif integrasi perencanaan program harus matang dan cermat.

Nantinya, lanjut ia, jangan sampai memberi subsidi ke warga dengan membuat tarif yang murah. Perlu dipikir secara jernih sehingga tidak bermasalah pada APBD.

"Jangan sampai BUMD merugi. Kalau begitu, ya sama saja bohong,” ujar Eneng.

Eneng mengatakan,masih banyak PR yang perlu dikejar Pemprov DKI dalam aspek perbaikan kualitas transportasi umum. Menurutnya, Pemprov harus selalu melakukan pemantauan kualitas pelayanan Jaklinko.

TransJakarta. (Foto: MP/Dicke)
TransJakarta. (Foto: MP/Dicke)

"Misalnya, mulai perbanyak armada. Mulai cek kualitas kendaraan. Ini demi keselamatan dan kenyamanan penumpang. Jangan karena murah, hal-hal seperti ini disepelekan. Kalau Pemprov DKI berhasil mengerjakan PRnya, maka program integrasi tarif ini akan menjadi ideal," urainya.

Bahkan, bisa meminimalisir polusi udara. Masyarakat jadi lebih suka naik transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi. Yang paling penting adalh pelayanan harus prima.

Selain itu, Eneng kembali mengingatkan Pemprov DKI Jakarta agar berhati-hati dalam menentukan tarif. Ia menilai Pemprov tidak boleh gegabah hanya karena dikejar masa jabatan Gubernur yang tinggal sebentar lagi.

"Kami memahami bahwasannya ini merupakan langkah Pemprov DKI untuk mewujudkan program terbaik. Bahkan mungkin juga yang terbaik bagi masyarakat Jakarta. Hanya saja, hal ini harus bisa dipikirkan dengan sehati-hati mungkin. Jangan sampai karena terburu-buru masa jabatan Gubernur yang tinggal sedikit lagi, penghitungan tarif malah bikin masalah baru," ungkapnya.

Sebab, menurut Anggota Komisi C DPRD DKI ini, Jakarta masih punya banyak program prioritas yang harus dipikirkan. Jangan sampai Pemprov DKI gagal karena perhitungan yang tidak tepat. (Asp)

Baca Juga:

2 Juta Warga Pengguna Transportasi Umum Diharapkan Unduh JakLingko

#TransJakarta #MRT Jakarta #LRT
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
3 Rute Andalan TransJakarta ke Jakarta Fair Kemayoran di JIEXPO
Penyediaan layanan menuju kawasan JIEXPO merupakan bentuk dukungan Transjakarta terhadap penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
3 Rute Andalan TransJakarta ke Jakarta Fair Kemayoran di JIEXPO
Indonesia
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Indonesia
Pengamat Nilai Harga Tiket Flat Transjakarta Sudah Tidak Masuk Akal
Deddy menganggap perubahan biaya perjalanan bus komuter ini sewajarnya mengikuti kondisi pasar saat ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Pengamat Nilai Harga Tiket Flat Transjakarta Sudah Tidak Masuk Akal
Indonesia
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
PT MRT Jakarta menandatangani kontrak sistem pengumpulan tarif otomatis (AFC) Fase 2A Lin Utara-Selatan senilai Rp 341,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
Indonesia
Tarif TransJakarta Bakal Naik, Pemprov Janji Tetap Masih Ramah di Kantong
Pemprov DKI Jakarta memastikan rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek tetap mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Tarif TransJakarta Bakal Naik, Pemprov Janji Tetap Masih Ramah di Kantong
Indonesia
Harga Tiket Transjabodetabek Bakal Naik, Dijamin Masih Terjangkau
Penyesuaian itu perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar. Untuk itu, Pramono memutuskan segera menyesuaikan tarif Transjabodetabek di beberapa rute.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Harga Tiket Transjabodetabek Bakal Naik, Dijamin Masih Terjangkau
Indonesia
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Indonesia
Transjakarta Perpanjang Jam Layanan Rute T31 PIK 2–Blok M, Dukung Java Jazz Festival 2026
Khusus pada periode 29–31 Mei 2026, layanan rute T31 PIK 2–Blok M, yang sebelumnya beroperasi pukul 05.00–22.00 WIB, akan diperpanjang menjadi 05.00–00.00 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Transjakarta Perpanjang Jam Layanan Rute T31 PIK 2–Blok M, Dukung Java Jazz Festival 2026
Indonesia
Macet Parah Motor Nyemplung Jalan Ambles di Lenteng Agung, TransJakarta D21 & 4B Tidak Bisa Sampai UI
Jalan amblas di Lenteng Agung picu macet parah dan ganggu operasional TransJakarta. Rute D21 dan 4B diperpendek hanya sampai Wijaya Kusuma, tidak melayani halte SMAN 38 hingga Universitas Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Macet Parah Motor Nyemplung Jalan Ambles di Lenteng Agung, TransJakarta D21 & 4B Tidak Bisa Sampai UI
Indonesia
Transjakarta Sesuaikan Jam Operasional Saat Idul Adha 2026, Layanan Mulai Pukul 09.00 WIB
Layanan Transjakarta pada Hari Raya Idul Adha 2026 mengalami penyesuaian. Seluruh koridor BRT, Non-BRT, dan Mikrotrans baru mulai beroperasi pukul 09.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Transjakarta Sesuaikan Jam Operasional Saat Idul Adha 2026, Layanan Mulai Pukul 09.00 WIB
Bagikan