Tarif Listrik PLN per kWh April-Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

ImanKImanK - Rabu, 01 April 2026
Tarif Listrik PLN per kWh April-Juni 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Ilustrasi tarif listrik. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memastikan tarif listrik PLN per kWh untuk periode April hingga Juni 2026 (Triwulan II) tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat dan pelaku usaha, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi nasional.

Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru 2026

Berikut rincian lengkap tarif listrik PLN per kWh terbaru yang berlaku mulai 1 April 2026:

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat

1. Tarif Listrik Rumah Tangga Non-Subsidi

  • 900 VA: Rp1.352 per kWh
  • 1.300 VA: Rp1.445 per kWh
  • 2.200 VA: Rp1.445 per kWh
  • 3.500–5.500 VA: Rp1.700 per kWh
  • ≥ 6.600 VA: Rp1.700 per kWh

2. Tarif Listrik Bisnis dan Industri

  • B-2/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp1.445 per kWh
  • B-3/TM (>200 kVA): Rp1.122 per kWh
  • I-3/TM (>200 kVA): Rp1.122 per kWh
  • I-4/TT (≥30.000 kVA): Rp997 per kWh
Cek
Cek Instalasi Listrik Rumah sebelum Berangkat Mudik Lebaran, Cegah Korsleting yang Berujung Kebakaran.(foto: pexels-pixabay)

3. Tarif Listrik Pemerintah & Fasilitas Umum

  • P-1/TR (kantor pemerintah): Rp1.700 per kWh
  • P-2/TM (>200 kVA): Rp1.533 per kWh
  • P-3/TR (penerangan jalan umum): Rp1.700 per kWh

Baca juga:

Prabowo Gelar Pasar Murah Untuk Rakyat, Sebar 100 Motor Listrik Buat Hadiah

4. Tarif Listrik Khusus

  • L/TR, TM, TT: Rp1.645 per kWh

5. Tarif Listrik Subsidi

  • 450 VA: Rp415 per kWh
  • 900 VA subsidi: Rp605 per kWh

Alasan Tarif Listrik PLN Tidak Naik di 2026

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan beberapa faktor penting, antara lain:

Baca juga:

Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala

  • Stabilitas ekonomi nasional
  • Daya beli masyarakat
  • Daya saing industri
  • Kondisi ekonomi global

Secara perhitungan formula, tarif listrik sebenarnya berpotensi mengalami perubahan (kenaikan). Namun pemerintah memilih menahannya demi menjaga keseimbangan ekonomi.

Parameter yang digunakan dalam evaluasi tarif meliputi:

  • Kurs: Rp16.743,46 per USD
  • ICP (harga minyak mentah Indonesia): USD 62,78 per barel
  • Inflasi: 0,22%
  • HBA (Harga Batubara Acuan): USD 70 per ton
#PLN #Listrik #Tarif Listrik #BBM #April 2026 #ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Selain gas pipa, ia menyampaikan Indonesia juga memasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Singapura sebanyak sekitar 146 kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Indonesia
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bahlil Lahadalia menambah armada kapal distribusi BBM ke Bali menjadi tujuh kapal. Cadangan Pertalite ditingkatkan dan aturan ganjil-genap diperpanjang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Indonesia
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Indonesia
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Selain menambah armada distribusi dari Jawa ke Bali, Pertamina Patra Niaga juga menambah stok Pertalite hingga total 48 juta liter
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Bagikan