Tradisi

Tari Barong, Pertunjukan Mistis ala Negeri Aing

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Januari 2021
Tari Barong, Pertunjukan Mistis ala Negeri Aing

Tari Barong lekat dengan hal mistis. (foto: unsplash/nick fewings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAL-hal mistis amat lekat dengan kehidupan orang Indonesia. Mulai dari tradisi hingga destinasi wisata bisa punya kisah mistis di baliknya. Biarpun terkesan arkaik, hal-hal mistis itu justru jadi hal menarik di negeri aing.

Seperti halnya Pulau Dewata. Pulau kecil nan indah itu menawarkan tradisi dan upacara keagamaan sebagai daya tarik. Bagi orang Bali, upacara dan hal mistis menjadi napas dalam kehidupan keseharian. Tidak mengherankan jika pemandangan orang bersembahyang ataupun mengaturkan sesajen bisa dilihat hampir sepanjang hari di Bali.

BACA JUGA:

Cuma di Negeri Aing Jentik Nyamuk Malah Dicari

Bahkan, tradisi dan napas keagamaan warga Bali juga terbawa ke seni pertunjukan yang jamak dipertontonkan kepada pelancong. Sebut saja tari Kecak yang menampilkan fragmen Ramayana dengan iringan 'musik mulut' mistis. Dalam versi lain, ada juga tari Kecak yang menampilkan tarian Barong lengkap dengan penari yang kesurupan. Karakter Barong yang muncul di akhir pertunjukan menjadi penawar bagi mereka yang kesurupan.

Dalam pergelaran Calonarang yang biasanya dipentaskan di Pura Dalem, karakter Barong muncul sebagai lawan dan Rangda, tokoh jahat Rangda Ing Girah pada lakon Calonarang. Barong muncul membawa air penawar bagi mereka yang mengalami sakit akibat teluh yang disebar Rangda. Sungguh, pertunjukan tersebut berhawa mistis sekaligus membuat kagum.

tari barong
Tari Barong menampilkan aura mistis yang menarik. (foto: unsplash/rozan naufal)

Karakter Barong merupakan makhluk mitologi dalam Hindu. Ia merupakan simbol kebajikan atau dharma. Secara etimologi, kata Barong diyakini berasal dari Sansekerta yaitu kata b(h)arwang yang dalam bahasa Melayu dan Indonesia sejajar dengan kata 'beruang'. Hal itu mengacu kepada hewan penjaga hutan.

Ada juga pendapat lain yang mengartikan Barong berasal dari urat kata ba-ru-ang. Penggalan 'ru' dan 'ang' kemudian luruh menjadi 'rong' yang berarti 'ruang'. Hal itu mengacu kepada dua ruangan yang menjadi tempat penari Barong, yakni ruang bagian depan dan bagian belakang.

Dalam konsep keagamaan, Barong diartikan dalam dua kata 'bar/bor' dan 'ong'. 'Bor' disebut sebgaai poros, sedangkan 'ong' merupakan sebutan untuk Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Dalam hal ini, Ida Sang Hyang Widhi dimanifestasikan dalam wujud Bhatara Wisnu sebagai Yang Maha Pemelihara yang menjaga kehidupan di atas langit dan di bawah langit.


Barong dan Tradisi Ngelawang

ngelawang
Tradisi ngelawang di hari raya Galungan. (foto: instagram @pemudabalichannel)

Barong merupakan simbol kemenangan dari kebaikan. Ia menjadi sosok pelindung spiritual bagi masyarakat Bali. Barong dipercaya dapat meningkatkan aura energi spiritual positif bagi umat manusia. Dalam kisah yang ditampilkan dalam pertunjukan, Barong ialah wujud kebenaran.

Tak sekadar simbol, kekuatan dharma (kebenaran, kebajikan) Barong dipercaya terdapat di bagian mukanya, khususnya pada mata dan jenggot. Karena itulah, masyarakat Bali percaya bahwa jika sebuah desa mengalami wabah, pemuka agama akan menjadikan air rendaman jenggot Barong sebagai air suci. Dipercaya, air tersebut memiliki kekuatan magis. Yang unik, jenggot Barong terbuat dari rambut warga.

Meskipun menjadi simbol kebajikan, wujud Barong bisa tampak menyeramkan buat beberapa orang. Barong mengambil wujud seekor singa besar dengan kepala memakai ketu (hiasan kepala) seorang pendeta. Telinga Barong dibuat lebar, dengan melotot dan tidak berkedip. Selain itu, mukanya pun merah. Ekornya yang berwarna keemasan dan lebat mengibas-ngibas. Namun, seulas senyum lebar selalu tampak di wajah Barong.

barong bangkal
Barong Bangkal biasanya ngelawang di Galungan. (foto: youtube)



Sebagai simbol kebenaran dan kebajikan, Barong kerap ditampilkan di Hari Raya Galungan. Hari raya itu merupakan hari untuk merayakan kemenangan dharma (kebenaran) melawan adharma (kejahatan). Di Hari Raya Galungan, Barong dibawa ngelawang, yakni menari keliling desa.

Thomas A Reuter dalam bukunya, Custodians of The Sacred Mountains, menjelaskan perjalanan ngelawang merupakan sebuah paradigma simbolis dan ritual yang menyatakan hubungan antarpura, tidak hanya pada daerah pegunungan, tapi juga dimaknai sama oleh warga di bagian lain Bali.

Kegiatan ngelawangg Barong pada Galungan menyimbolkan sebagai suatu masa mengunjungi kerabat di Bali. Memang pada Galungan, orang biasanya akan kembali ke rumah asal-usul mereka untuk mengunjungi bapak ibu atau nenek kakek dan memberikan penghormatan kepada leluhur yang diabadikan di dalam pura nenek moyang mereka, yakni sanggah kemulan.(dwi)

Baca juga:

Pelesiran ke Indonesia Belum Lengkap Tanpa Makan Tempe

#Indonesia #Wisata #Januari Pelesiran Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia memastikan pencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam Sidang Luar Biasa ke-43 Majelis ICAO di Montreal, Kanada, 19–20 November 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Berita Foto
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Penandatanganan kerjasama Alita dan PLN Electricity Services bidang engineering ketenagalistrikan di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Olahraga
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia pertama yang juara Taipei Open 2026. Mereka menundukkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dua gim langsung.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Bagikan