Pelesiran ke Indonesia Belum Lengkap Tanpa Makan Tempe

annehsannehs - Minggu, 17 Januari 2021
Pelesiran ke Indonesia Belum Lengkap Tanpa Makan Tempe

Tempe bacem. instagram.com/resepngetop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUDAH diolah, murah, sehat, dan lezat menjadi gambaran yang sempurna untuk tempe. Makanan khas Indonesia ini pun menjadi bahan pangan yang sangat penting untuk para vegan dan vegetarian.

Bayangkan, dari segala jenis dan bahan makanan yang ada, hanya tempe satu-satunya sumber vitamin B12 yang plant-based. Tidak heran, tempe kerap diburu oleh seluruh vegan dan vegetarian di seluruh dunia.

Tempe bacem. instagram.com/resepngetop)
Tempe bacem. instagram.com/resepngetop)

Tidak hanya sebagai sumber vitamin B12, founder dari Indonesian Tempe Movement (ITM).Wida Winarno, juga mengatakan kepada MerahPutih.com tempe juga bisa menjadi sumber antioksidan, anti-kolesterol, dan anti-bakteri bagi orang dewasa, anak-anak, maupun bayi.

Baca juga:

Enaknya Tempe untuk Menu Berbuka Puasa

Wida menjelaskan bahwa tempe bisa memiliki manfaat yang berlimpah akibat proses fermentasi oleh ragi tempe Indonesia yang didukung oleh lingkungan alam Indonesia yang memadai. Lingkungan alam yang dimaksud termasuk temperatur, humidity, serta keragaman mikroorganisme.

Tempe kacang.(foto- Instagram/@tinairawatisupriyanto
Tempe kacang.(foto- Instagram/@tinairawatisupriyanto

Agustinus Priyanto selaku pemilik usaha produksi tempe organik Agus' Tempe mengatakan kepada MerahPutih.com bahwa sumber protein yang terkandung dalam tempe ternyata lebih banyak ketimbang daging. Tempe juga merupakan sumber kalsium yang setara dengan susu sapi.

Tempe juga mengandung bakteri baik yang berlimpah. Bakteri baik itu bisa disebut sebagai paraprobiotik dan prebiotik. Menurut Agus, mengonsumsi dua potong tempe (150 gram) memiliki manfaat probiotik yang setara dengan 231 botol susu fermentasi 65 ml.

Tempe semur. instagram.com/nasi_uduk_betawi_rukun)
Tempe semur. instagram.com/nasi_uduk_betawi_rukun)

Tempe pun sudah menjadi asupan gizi masyarakat Indonesia sejak berabad-abad lalu. Dilansir dari Bobo, makanan tradisional khas Jawa Tengah ini telah melekat dengan gaya hidup orang Indonesia sejak abad ke-16.

Meski begitu, setiap daerah biasanya memiliki olahan tempenya masing-masing. Makanya jika sedang pelesiran ke seluruh Indonesia, rugi banget jika kamu belum nyobain berbagai olahan tempe dari seluruh daerah.

Baca juga:

Banyak Bakteri Baik dalam Dua Potong Tempe

Mulai dari tempe mendol khas Malang, keripik tempe khas Trenggalek, tempe mendoan khas Banyumas, tempe kacang goreng khas Malang, tempe jadah khas Jogja, sampai tempe penyet khas Surabaya, semua olahan tempe ini rasanya lezat dan nikmat untuk dihidangkan bersama nasi.

Tempe penyet khas Surabaya. foto- Instagram/@tempe.tazty
Tempe penyet khas Surabaya. foto- Instagram/@tempe.tazty

Di luar itu, masih banyak hidangan tempe yang enggak kalah nikmat dan mudah kamu temukan di restoran Indonesia terdekat alias warteg antara lain tempe goreng, gorengan tempe, tempe orek, tempe bacem, dan tempe semur. Bagi kamu, mana hidangan tempe terfavorit yang selalu menjadi comfort food kamu? (SHN)

Baca juga:

Indonesian Tempe Movement (ITM) Promosikan Indonesia Melalui Tempe

#Januari Pelesiran Di Negeri Aing #Penelitian Tempe Dan Ragi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan