Tanpa Surat Izin, Aksi Warga di Pendopo Kantor Anies Diminta Bubar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 22 April 2022
Tanpa Surat Izin, Aksi Warga di Pendopo Kantor Anies Diminta Bubar

Demo warga di Pendopo Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (22/4). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah warga mengatasnamakan Koalisi Perjuangan Warga Jakarta (Kopaja) menggeruduk kantor Gubernur Anies Baswedan di Pendopo Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (22/4). Kedatangan mereka pun didampingi oleh perwakilan LBH Jakarta.

Setidaknya ada 9 tuntutan yang mereka persoalkan mulai dari kualitas udara, akses air bersih, penanganan banjir, akses bantuan hukum, perlindungan nelayan pesisir Jakarta, reklamasi, penggusuran paksa, hunian layak dan penanganan COVID-19.

Tak hanya tangan kosong, mereka sampaikan aspirasi di Pendopo dengan membawa sejumlah spanduk protes terhadap Gubernur Anies.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Seluruh Pejabat Negara Saksikan Pencopotan Anies

Namun aksinya tersebut mendapatkan pertentangan dari petugas keamanan. Pasalnya, dalam ketentuan yang ada, untuk menyampaikan aspirasi harus mengirimkan surat izin dahulu.

"Bapak ibu, kalau mau melakukan orasi harus ada izin dan pemberitahuan dahulu. Harus diberitahu dahulu, bikin surat. Kalau saya di sini hanya pengamanan. Tolong dibubarkan, ini kami sudah berikan waktu lebih dari 15 menit," kata salah satu petugas keamanan.

Polisi dan pamdal pun tetap ngotot meminta mereka segera membubarkan diri dan melanjutkan aksinya di luar halaman Balai Kota DKI.

Hal ini pun disesalkan perwakilan Kopaja dari LBH Jakarta Charlie Albajili yang menilai mereka tak melakukan aksi unjuk rasa di dalam kantor Anies Baswedan.

"Kami minta dasar hukumnya apa, enggak ada dasar hukumnya. Kalau minta surat pemberitahuan, ini kan bukan aksi," ucapnya.

Baca Juga:

Simulasi Capres: Prabowo-Puan Lebih Unggul Dibandingkan Anies-AHY

Ia pun berharap agar petugas memberikan waktu sejenak karena pernyataan yang akan disampaikan warga belum selesai.

"Maaf ya, Pak. Mohon kasih waktu sebentar, ini kan pendopo rumah rakyat. Warga-warga ini ingin bertemu dengan pemimpinnya dan bercerita tentang masalah-masalah yang mereka hadapi kepada Pak Gubernur," ujar Charlie.

Edai (45) warga RT22/RW06, Kelurahan Penjaringan menuturkan, ia datang untuk menyuarakan terkait persoalan kesejahteraan nelayan di masyarakat pesisir.

"Kami para nelayan Muara Angke saat air pasang selalu kebanjiran, perairan di tepi Jakarta juga sudah semakin dangkal. Kerang hijau yang kami tangkap juga kian tercemar dan tidak ada dagingnya. Sehingga pendapatan nelayan sangat jauh berkurang," ungkap Edai. (Asp)

Baca Juga:

Anies Dipastikan Hadiri Salat Idul Fitri di JIS

#Anies Baswedan #Balai Kota DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Berita Foto
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Suasana sepi menyelimuti ruang kantor lantai 20 Balaikota DKI Jakarta saat penerapan kebijakan WFH ASN di Jakarta, Jum'at (10/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 10 April 2026
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Massa buruh datang menuntut Gubernur Pramono Anung menaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta dari Rp 5.396.761 2025 menjadi Rp 6 juta pada 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Bagikan