Pilkada Serentak

Tanggapi Pernyataan Mega, Ketua DPC PDIP Solo: Kalau Anaknya Tak Mampu, Jangan Dipaksakan, Dong

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 Februari 2020
 Tanggapi Pernyataan Mega, Ketua DPC PDIP Solo: Kalau Anaknya Tak Mampu, Jangan Dipaksakan, Dong

Ketua DPC PDIP Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, Jumat (21/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo ikut menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kader yang memaksa anaknya mengikuti pemilu saat mengumumkan 49 rekomendasi di Pilkada serentak 2020 di kantor DPP PDIP, Rabu (19/2).

Rudy justru tidak mempersoalkan jika anak dari kader PDIP didorong maju di Pilkada serentak. Namun, dengan catatan harus punya kemampuan memimpin dan memenangi Pilkada.

Baca Juga:

Gibran Puji Calon Independen yang Tak Gentar Tantang PDIP di Pilwalkot Solo

"Kalau menurut saya anak-anak kader nyalon tidak ada masalah. Pesan yang saya tangkap dia (Mbak Mega) ingatkan harus diukur bisa memimpin atau tidak begitu," ujar Rudy kepada awak media termasuk merahputih.com di Solo, Jumat, (21/2).

Megawati Soekarnoputri bersama Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo
Ketua DPC PDIP Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat kampanye Pemilu 2019 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Rudy mencontohkan ada anak kader didorong maju Pilkada di daerah Kalimantan, tetapi gagal. Hal itu sebagai pelajaran kalau kaderisasi tidak berjalan baik. Wali Kota Solo ini menilai apa yang diugkapkan Ketum PDIP itu bukanlah sebuah sindiran.

"Saya lebih memandang itu sebagai instruksi dari sosok Ketum PDIP. Kalau memang anaknya belum mampu jangan dipaksakan, dong," cetus Rudy.

Ditanya diperbolehkanya anak kader nyalon di Pilkada itu juga berlaku bagi Gibran, Rudy mengatakan tidak menjawab tegas dan hanya megatakan kurang tahu soal itu.

"Ya saya tidak tahu noh. Kalau Pilkada Solo siapapun calonnya tugas saya memenangkannya," kata dia.

Rudy mengaku juga punya anak, Rheo Fernandez yang juga menjadi kader DPC PDIP Solo sebagai pengurus anak cabang (PAC) Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah. Namun, belum siap melayani masyarakat sebagai cawali atau cawawali. Ia pun tidak mendorong-dorong anaknya untuk nyalon Pilkada.

Baca Juga:

Hasto Sebut Tren Elektabilitas Gibran dan Bobby Terus Meningkat

"Saya itu tidak pernah dorong-dorong anak (Rheo) maju Pilkada atau anggota legislatif di DPRD Solo. Anak saya itu belum siap melayani masyarakat dan mensejahterakan rakyat, tapi melayani partai sudah siap," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Rekomendasi Pilwakot Solo Ditunda, Purnomo: Saya Tak Bisa Berbuat Apa-Apa

#PDI Perjuangan #Megawati Soekarnoputri #Pilkada Serentak #FX Hadi Rudyatmo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Bagikan