Tamu Pemakaman Ratu Elizabeth II Tampil Sendu dan Sederhana

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 22 September 2022
Tamu Pemakaman Ratu Elizabeth II Tampil Sendu dan Sederhana

Peti Mati Ratu Elizabeth ketika sampai di Istana Holyroodhouse. (Instgram@theroyalfamily)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HITAM menjadi warna dominan pada prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II. Sekitar 2000 tamu yang menghadiri Westminster Abbey semuanya tampak sendu dalam balutan warna hitam.

Sedikit mengulas, Ratu Elizabeth II merupakan sosok yang lembut dalam berdiplomasi. Pakaian dan aksesoris menjadi sebuah simbolik untuk berkomunikasi. Maka saat sosok sang Ratu penuh simbolik itu pergi, maka saat itulah waktu untuk para pengagumnya melakukan hal yang sama untuknya.

Melansir laman CNN, pilihan pakaian tamu saat melayat prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II tampak sederhana. Pemakaian topi, bros, dan nods pada pakaian nasional menambah karakter pada pakaian yang terkesan muram.

Hiasan kepala formal tampak dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari topi bertepi lebar hingga topi kecil dengan kerudung gelap. Seperti Istri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Brigitte, memilih topi model kotak dengan detail kerudung hitam kecil di bagian depan

Baca Juga:

Perjalanan Panjang Ratu Elizabeth II Berakhir di Kapel Memorial Raja George VI

baju
Catherine, Putri Wales, memakain Kalung Mutiara Jepang Empat Baris dari koleksi perhiasan pribadi Ratu Elizabeth II. ([email protected])

Sementara tampilan minimalis terlihat dari Jill Biden. Istri dari Presiden Amerika Serikat memakai dengan desain seperti ikat kepala tipis yang berpuncak pada pita halus.

Pada generasi termuda untuk mematuhi tradisi, Putri Charlotte yang sekarang berada di urutan ketiga takhta Britania Raya juga tampil dengan topi hitam. Anak berusia 7 tahun ini juga mengenakan bros kecil berbentuk tapal kuda berlian di mantelnya, yang merupakan hadiah dari nenek buyutnya Ratu Elizabeth II.

Bagi keluarga terdekat Ratu, pakaian, ikat pinggang, dan medali ditentukan oleh pangkat militer. Raja baru, Charles III, mengenakan seragam Royal Navy dan membawa pedang. Putra pertamanya Pangeran William mengenakan seragam Angkatan Udara Kerajaan, sementara Pangeran Edward dan Putri Anne juga mengenakan seragam pangkat masing-masing.

Sementara Pangeran Andrew mengenakan setelan sederhana, namun tetap dihiasi dengan berbagai medali dan dekorasi. Pangeran Harry juga tiba dengan pakaian sipil, ia telah mundur dari tugas kerajaan pada tahun 2020.

Catherine, Putri Wales mengenakan sepasang anting-anting yang terbuat dari mutiara yang dahulu diberikan kepada Ratu dan Pangeran Philip untuk pernikahan mereka pada tahun 1947. Kalung Mutiara Jepang Empat Baris dari koleksi perhiasan pribadi Ratu Elizabeth II (perhiasan yang sebelumnya dikenakan oleh Putri Diana).

Mengenakan gaun jubah yang elegan, Meghan, Duchess of Sussex, mengikutinya dengan sepasang anting-anting yang diberikan kepadanya oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2018.

Baca Juga:

Koleksi Mobil Ratu Elizabeth II, Pabrikan Inggris Jadi Favorit

pemakaman
Para anggota keluarga kerjaan memakai warna hitam lengkap dengan penutup kepala. ([email protected])

Menengok tampilan Camilla, Permaisuri Raja Charles III, mengenakan Bros Jubilee Berlian Hessian berbentuk hati, permata bertatahkan safir yang pernah dimiliki oleh Ratu Victoria, nenek buyut mendiang Ratu Elizabeth.

Tampak hadir pula Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, yang sering menggunakan momen penting untuk menghormati tradisi asli negaranya. Ardern mengenakan jubah berbulu Maori. Berbicara sebelum pemakaman, Ardern mengatakan bahwa dengan pakaian itu Selandia Baru datang bersamanya menghormati Ratu Elizabeth II.

Putra Mahkota Bahrain tiba dengan thobe dan ghitraa, jubah sepanjang mata kaki dan hiasan kepala yang banyak dipakai oleh pria di negara Teluk. Tampak hadir juga, Gregorio María Araneta III, saudara ipar presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Ia mengenakan tagalog barong putih kemeja bersulam lengan panjang formal dengan ban lengan hitam.

Wakil presiden Nigeria Yemi Osinbajo juga tiba dengan pakaian tradisional.? Sementara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengenakan sherwani hitam.

Tidak lupa, Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya, Desra Percaya menjadi perwakilan RI yang turut hadir menghormati. Dubes yang sudah menjabat sejak tahun 2012 ini mengenakan pakaian serba hitam. Sementara sang istri yang menemaninya, Sari Percaya yang tampil dengan pakaian adat Indonesia.

Sari tampak mengenakan kebaya berwarna hitam. Bawahannya dipadu rok batik berwarna cokelat yang senada dengan selendang dan tasnya. Rambutnya disanggul rapi membuat penampilannya berbeda dari perempuan lain yang datang mengenakan topi atau fascinator. (DGS)

Baca Juga:

Mengenal Sejumlah Peristiwa Penting dalam Kehidupan Ratu Elizabeth II

#Ratu Elizabeth #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan