Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tampil Brutal, Kreator Sukses Tutup Jogjarockarta 2024

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Januari 2024
Tampil Brutal, Kreator Sukses Tutup Jogjarockarta 2024

Kreator jadi penampil utama Jogjarockarta 2024. (Foto: MerahPutih.com/Ronggo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Raksasa thrash metal asal Jerman Kreator jadi penampil utama dan sukses menutup gelaran Jogjarockarta 2024. Set panggung dengan beberapa ornamen berupa boneka manekin, menambah kesan horor dari penampilan Kreator di Stadion Krisdosono Yogyakarta, Sabtu (28/1).

Pukulan snare drum seperti detak jantung mulai dimainkan, disusul aksi vokalis Kreator Mille Petroza yang menggepalkan tangannya ke atas dan mengajak para penonton berteriak "Oi.. Oi.. Oi..". Lagu Hate Uber Alles pun dibawakan sebagai pembuka penampilan Kreator di Jogjarockarta 2024.

Baca juga:

Tampil di Jogjarockarta 2024, In Flames Janji Balik Lagi ke Indonesia

"Selamat malam Jogjarockarta. Kami adalah Kreator, senang rasanya bisa bermain di depan kalian semua," kata Mille Petroza menyapa para penonton.

Penampilan Kreator pun dilanjutkan dengan lagu Enemy of God, Satan Is Real, hingga Zero to None. "Inilah waktunya untuk kalian semua menghadirkan wall of death di tengah moshpit," seru Mille.

Kreator tampil brutal di Jogjarockarta 2024. (Foto: MerahPutih.com/Ronggo)

Moshpit pun terbagi menjadi dua sisi. Para penonton siap untuk saling bertabrakan ketika aba-aba dari Kreator mulai terdengar. "One.. Two.. Three... Go...", wall of death pun bergerak seraya Kreator membawakan lagu Horde of Chaos.

Baca juga:

Sempat Hujan, Death Vomit Sukses Gebrak Jogjarockarta 2024

Penonton semakin menggila, pusaran circle of pit semakin meluas. Euforia ini seakan memuaskan rasa haus penonton yang hadir di Jogjarockarta 2024 untuk bersenang-senang bersama Kreator.

Hampir satu jam lebih Kreator menghibur para penonton Jogjarockarta 2024. Mereka pun membawakan tiga materi lama sebagai perpisahan, mulai dari Flag of Hate, Violent Revolation, hingga Pleasure To Kill. (far)

Baca juga:

Ecky Lamoh Pandu Karaoke Dadakan di Jogjarockarta 2024

#Musik #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
Kanye West dipastikan menggelar konser 'Ye Live in Jakarta' pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Simak jadwal penjualan tiketnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
RESCENE kembali dengan special single 'Pretty Girl'. Lewat lagu ini, girl group K-pop tersebut mengajak pendengar memaknai kecantikan sebagai keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
Bagikan