Headline

Tampil Beda, Simbol dan Bahasa Tubuh Jokowi untuk PDI Perjuangan

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 16 Desember 2017
Tampil Beda, Simbol dan Bahasa Tubuh Jokowi untuk PDI Perjuangan

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDIP di Tangerang (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDI Perjuangan adalah bagian dari upaya partai itu menyukseskan Pemerintahan Jokowi sekaligus memenangkan hati publik di sisa dua tahun pemerintahan Jokowi.

Walau utamanya rakornas dilakukan demi mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan, tak dipungkiri mungkin ada limpahan elektoral, yang dianggap sekedar bonus oleh PDI Perjuangan.‎

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekjen PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Panitia Rakornas Tiga Pilar PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga,‎ menanggapi pertanyaan wartawan soal beda tampilan Presiden Jokowi di acara pembukaan rakornas itu.

Pada acara kali ini, Jokowi memakai jas merah, yang merupakan warna kebesaran PDI Perjuangan. Jokowi juga mengawali pidatonya dengan mengutip pernyataan Bung Karno, Proklamator RI. Jokowi juga tampak menuntun Megawati, Ketua Umum PDI Perjuangan, ketika turun dari panggung di acara pembukaan.

Eriko mengakui bahwa memang tak sering untuk Presiden Jokowi tampil di acara partai itu dengan menggunakan pakaian berwarna merah. Apabila Jokowi mengenakan pakaian demikian, bisa dipahami bahwa ini adalah sebuah penegasan Jokowi memang kader PDI Perjuangan.

Perlu diingat, kata Eriko, yang membawa Jokowi mulai dari wali kota, gubernur hingga presiden adalah PDI Perjuangan. Partai itu dengan berani mengusung kadernya yang bukan Ketua Umum. "PDI Perjuangan adalah satu-satunya yang melakukan itu," kata Eriko, dalam konferensi pers, Sabtu (16/12).

Selain itu, di dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta dukungan agar pembangunan ekonomi masyarakat diperkuat. Presiden memaparkan peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong, dan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan.

Menurut Eriko, dapat dipahami Presiden Jokowi sudah melakukan pembangunan infrastruktur dengan baik. Sehingga wajar bila tingkat kepuasan masyarakat atas sang presiden juga sangat besar. Berdasarkan berbagai survei terakhir, tingkat kepuasan atas kinerja sang presiden sudah di atas 70 persen.‎

Namun, pembangunan infrastruktur itu takkan berdampak lebih bila hasil produksi masyarakat tak membaik. Karenanya agar tingkat kepuasan semakin meningkat, maka produksi masyarakat harus makin ditingkatkan.‎

"Kita selalu ingin melakukan akselerasi pembangunan itu. ‎Kalau hasil ini baik. Kan bukan mustahil dua periode. Yang jelas, jika Pak Jokowi baik, maka PDIP akan baik. Pak Jokowi itu bagian dari PDIP," kata Eriko.

Kata Eriko, bukan berarti rakornas dilakukan demi motif kekuasaan. Karena tujuan terutama tetaplah soal mewujudkan ekonomi kerakyatan yang menyejahterakan. "Tak kita pungkiri mungkin ada limpahan elektoral sebagai dampak kerja ini. Tapi kita anggap itu bonus. Yang utama tetap adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Kata dia, sebagai partai politik, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab mendukung pemerintahan Jokowi. Sebagai kader terbaik partai, maka tentu PDI Perjuangan akan selalu mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintahan Jokowi.

Di Rakornas 3 Pilar PDIP Berdikari Untuk Indonesia Raya akan menampilkan1000 model ekonomi kerakyatan, yang bisa menjadi contoh bagi kader untuk dikembangkan di daerah masing-masing.(Fdi)

#Presiden Jokowi #PDIP #Rakernas PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan