Wisata Dunia

Taman Terapung, Konsep Ruang Hijau Tak Biasa di Denmark

Leonard Leonard - Kamis, 30 April 2020
Taman Terapung, Konsep Ruang Hijau Tak Biasa di Denmark

(Foto: copenhagenislands)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAMPIR semua taman kota di seluruh dunia adalah tempat indah untuk menikmati ruang hijau tanpa meninggalkan kehidupan perkotaan. Namun, di Kopenhagen, Denmark, arsitek dan desainer mencari cara untuk menggunakan ruang kota yang tidak digunakan sebagai ruang hijau dengan cara tak biasa.

Konsep ruang hijau di ibu kota Denmark ini berupa taman terapung yang begitu indah. Bernama Copenhagen Island, taman ini merupakan proyek garapan studio Denmark Fokstrot dan arsitek Australia Marshall Blecher. Ya, taman terapung ini berada di tengah kota.

Baca juga:

Sebuah Taman di Austria Dirancang untuk Social Distancing

1
Dua pulau setelah CPH-Ø1 akan diluncurkan (Foto: copenhagenislands)

Taman ini dijuluki CPH-Ø1te. Sekilas terlihat seperti dermaga mengambang. Luasnya sekitar 65 meter persegi dengan ditanami pohon linden yang tumbuh di bagian tengah. Menurut Dezeen, CPH-Ø1 diluncurkan pada 2018 dan telah memberikan ruang yang unik bagi publik untuk menikmati alam bebas. Dua taman lagi direncanakan akan diluncurkan pada musim semi 2021.

"Dengan meletakkannya di atas air, itu secara langsung menciptakan keajaiban bagi orang-orang yang lewat. Ini adalah pengalaman pertama dari jenis ruang publik yang sepenuhnya baru hadir di Kopenhagen. Ruang publik yang dapat dipindahkan, mengambang, dan gratis untuk dijelajahi, serta ditaklukkan orang," katanya di situs web Copenhagen Island.

Taman terapung lainnya nantinya akan tersebar di area yang ditentukan selama musim panas untuk digunakan oleh para pelaut, pembuat kayak, dan perenang. Taman terapung tersebut juga mudah diakses melalui darat.

Baca juga:

Sebuah Taman Dibangun di ‘Pulau’ Baru Kota New York

2
Sangat mudah beradaptasi berdasarkan kebutuhan publik (Foto: archpaper)

Daftar ruang publik hijau dan konsep sustainable Denmark yang terus berkembang, seperti jalan setapak di atas pohon di Gisselfeld Klosters Skove, dan taman mengapung semuanya dibangun dengan konsep berkelanjutan.

Setidaknya, ke depannya akan dibangun sembilan taman mengapung. Taman mengapung lainnya direncanakan akan dibangun sebagai ruang untuk berbagai kegiatan seperti berenang, sauna terapung, kafe berlayar, dan bahkan peternakan kerang. (lgi)

Baca juga:

Hotel Terbaik Dunia dengan Konsep Sustainable

#Denmark #Wisata Dunia
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Dunia
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Hak dan kesejahteraan seluruh warga Greenland selalu terjamin selama berada di bawah Kerajaan Denmark.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Dunia
Warga Greenland Turun ke Jalan Tolak Rencana AS Ambil Pulau Tersebut
Salah satu penyelenggara mengatakan, penduduk Greenland telah lama berada di bawah tekanan yang menciptakan rasa tidak aman dan takut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Warga Greenland Turun ke Jalan Tolak Rencana AS Ambil Pulau Tersebut
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Dunia
Ditolak Tegas PM Greenland, Presiden AS Donald Trump Tetap Lanjutkan Niat Menganeksasi Greenland
Trump menyebut AS membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
 Ditolak Tegas PM Greenland, Presiden AS Donald Trump Tetap Lanjutkan Niat Menganeksasi Greenland
Olahraga
Dinamit Gagal Meledak, Skotlandia Akhiri Penantian 28 Tahun Lolos Piala Dunia
Skotlandia akhirnya menyudahi penantian panjang selama 28 tahun dengan memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
Dinamit Gagal Meledak, Skotlandia Akhiri Penantian 28 Tahun Lolos Piala Dunia
Travel
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Ala Khotah (Jejak Nabi) menghadirkan sebuah perjalanan imersif selama enam bulan yang akan dimulai pada November ini.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Olahraga
Berikut Tim Tim Bulu Tangkis IndonesiaYang Bakal Bertarung di Denmark Open 2025
Gelaran dengan level BWF Super 750 menawarkan hadiah senilai USD 950 Ribu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Oktober 2025
Berikut Tim Tim Bulu Tangkis IndonesiaYang Bakal Bertarung di Denmark Open 2025
Travel
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
'KPop Demon Hunters' telah menjadi panduan tidak resmi bagi wisatawan asing.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
Dunia
Minta Hewan Peliharaan Dijadikan Pakan Predator, Kebun Binatang di Denmark Autokena Kecam
Meski pihak kebun binatang menyebut hewan yang akan dijadikan pakan terlebih dahulu dieutanasia.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Agustus 2025
Minta Hewan Peliharaan Dijadikan Pakan Predator, Kebun Binatang di Denmark Autokena Kecam
Dunia
Kebun Binatang di Denmark Minta Hewan Peliharaan yang tak Diinginkan Dijadikan Pakan Predator
Kebun Binatang Aalborg meminta sumbangan ayam, kelinci, dan marmut hidup, yang menurut mereka akan ‘dieutanasia secara lembut’ oleh staf yang terlatih.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Agustus 2025
Kebun Binatang di Denmark Minta Hewan Peliharaan yang tak Diinginkan Dijadikan Pakan Predator
Bagikan