Talk Show Efektif Berantas Kekerasan terhadap Anak

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 07 Oktober 2015
Talk Show Efektif Berantas Kekerasan terhadap Anak

Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti (kiri) dan isteri Ny. Tejaningsih Haiti (tengah), di Istana Negara, Jumat (17/4). ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kerap terjadi di Indonesia membutuhkan perhatian banyak pihak. Selain dari institusi terkait seperti KPAI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PP dan PA), juga perlu dukungan masyarakat luas. Salah satu cara efektif untuk mensosialisasikan antikekerasan terhadap anak dan perempuan yaitu dengan talk show.

Ketua Umum Bhayangkari Pusat Tejaningsih Nining Badrodin Haiti mengatakan, cara jitu mengatasi tindak kekerasan terhadap anak di Indonesia saat ini yaitu dengan banyak menyelenggarakan talk show, istilah lain temu wicara atau diskusi interaktif.

Nining mengatakan, Bhayangkari Pusat gencar menyelanggarakan talk show dalam rangka memberantas kekerasan terhadap anak. Talk show antikekerasan terhadap anak dan perempuan telah dilakukan sejak tahun 2014. Talk show yang deselenggarakan telah mendatangkan pembicara nasional seperti Yeni Wahid, Amanada Khasandra, serta pembicara dari Direktorat I Polda Metro Jaya, dan lain-lain.B

"Demi menyelamatkan anak dari tindakan kekerasan, kita selalu mengadakan talk show kekerasan terhadap anak," ujar Ketua Umum Bhayangkari Tejaningsih Nining Badrodin Haiti, saat bertandang di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).

Seperti diketahui, Nining merupakan istri dari Kapolri Badrodin Haiti. Bhayangkari adalah organisasi persatuan istri anggota Polri yang merupakan badan ekstra struktural Polri, bertugas meningkatkan dan memelihara kesejahteraan keluarga Polri.

Masih kata Nining, talk show yang dilakukan oleh Bhayangkari tersebut bukan hanya dari Bhayangkari Pusat saja, namun melibatkan Bhayangkari dari daerah-daerah. Secara lebih khusus, Bhayangkari di daerah diimbau untuk melakukan hal yang serupa di daerah masing-masing.

"Stop kekerasan terhadap anak, kita memberikan simbol-simbol untuk dijadikan spanduk-spanduk dan pamflet-pamflet," paparnya.

Nining melanjutkan, sosialisasi antikekerasan terhadap anak melalui talk show tersebut terbilang efektif untuk memberi pengetahuan kepada para peserta. Namun, Nining mengakui, talk show masih dalam lingkup keluarga Polri saja dan belum memublikasikan lebih luas di masyarakat umum.

"Ini adalah cara yang pas dalam memberantas kekerasan terhadap anak yang kian hari menjadi perbincangan masyarakat, terlebih khusus masyarakat yang terdapat di Indonesia saat ini. Talk show kekerasan ini juga meminta bantuan dari beberapa lembaga, kementerian, serta komisi perlindungan anak indonesia," kata Nining.  (gms)

 

Baca Juga:

  1. Kebiasaan Buruk Orang Tua Undang Pelecehan Seksual Anak
  2. Survei: 1 dari 4 Transgender Alami Pelecehan Seksual
  3. Pangeran Saudi Terlibat Kasus Pelecehan Seksual
  4. Kriminolog: Masyarakat Individualistis Suburkan Pelecehan Seksual
  5. 2 Tentara Perancis Diberhentikan karena Pelecehan Seksual
#Talk Show #Tindak Kekerasan #Kekerasan Anak #Badrodin Haiti
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Bagikan