Takut Hari Kiamat, Satu Keluarga Tewas Bunuh Diri
Foto: Mirror
MerahPutih Internasional – Lima anggota keluarga ditemukan tewas akibat overdosis obat-obatan yang dicampur di Springville, Utah, Amerika Serikat. Ironinya, tiga korban diantaranya adalah anak belasan tahun.
Seperti yang dilansir Mirror, kini Polisi masih mengusut kasus yang terjadi 27 September tahun lalu itu. Polisi menduga keras, keluarga memang sengaja bunuh diri dengan menyempurkan aneka obat-obatan seperti heroin dan obat keras lainnya.
Benjamin, Kristi Strack dan tiga anak-anak mereka, Benson (14), Emery (12), dan Sion (11) ditemukan tewas di rumahnya, Polisi menemukan berbagai zat obat-obatan di dalam tubuh mereka. Ada juga beberapa cairan minuman dalam ember kecil yang diduga diminum oleh kelimanya.
BACA JUGA: Tujuh Ekspresi Imut Mia Khalifa
Polisi Springville mengungkapkan, ini adalah kasus yang cukup umum. Dimana kedua orangtua mempercayai suatu ajaran yang meyakini kiamat akan segera datang dan mereka berusaha bunuh diri bersama anak-anak mereka.
"Ini adalah kasus yang cukup umum dimana orangtua berbicara tentang, kiamat, hari akhir, dan penghakiman terakhir yang akan datang dalam waktu dekat,” kata detektif Greg Turnbow.
Anak bungsu mereka yang selamat mengatakan, ibu dan ayahnya sering kali berbicara soal hari kiamat dan bencana. Hal ini lah yang didasari Polisi sebagai motif bunuh diri mereka.
Salah seorang kerabat mereka pun mengatakan, Benjamin dan Kristi banyak bicara soal “azab”, “meninggalkan dunia”, dan hal-hal berbau kepercayaan lainnya.
Berita Lainnya :
Bagikan
Berita Terkait
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial