Tak Terima Pernyataan Prabowo, TKN Jokowi-Ma'ruf Merasa seperti Maling

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 29 November 2018
Tak Terima Pernyataan Prabowo, TKN Jokowi-Ma'ruf Merasa seperti Maling

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Abdul Kadir Karding. (Foto: MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menyayangkan pernyataan capres nomor 02 Prabowo Subianto yang menyebut korupsi di Indonesia sudah setingkat stadium empat.

Menurut Karding, apa yang disampaikan Prabowo di negara lain dan di depan pemimpin negara lain akan merusak nama baik bangsa Indonesia.

"Kami menyesalkan upaya pak Prabowo mengungkapkan pernyataan itu di negara lain dan di depan pemimpin negara lain. Tentu itu akan merusak nama baik bangsa, apalagi datanya itu masih debatable," kata Karding kepada awak media, Kamis (29/11).

Seharusnya, tutur Politisi PKB, Prabowo menyampaikan upaya-upaya yang sudah dilakukan, ditempuh dalam rangka memberantas korupsi, bukan sebaliknya mengumbar kebobrokan sebuah bangsa.

"Menurut saya akan jauh lebih baik, pak Prabowo menyamapaikan di depan negara-negara lain, tokoh-tokoh negara lain bahwa Indonesia on proses dan on progres dalam melakukan pemberantasan korupsi dalam menciptakan yang transparan yang anti korupsi, itu lebih baik," imbau Karding.

Buktinya, kata Karding, pemerintahan Jokowi berupaya melakukan pemberantasan korupsi. Rekan-rekan dari kejaksaan, kepolisian, dan KPK juga melakukan hal yang sama.

"Tahun 2018 ini 1300 kasus yang bisa diselesaikan. Begitu pula teman-teman di KPK di Kejaksaan dan polisi terus bekerja keras untuk secara sistematis melakukan upaya langkah dan mencari solusi agar tingkat indeks korupsi di negara ini terus menurun," tukasnya.

Presiden Jokowi sendiri sebagai pemimpin juga menunjukkan dalam kesehariannya bahwa beliau tidak menggunakan kekuasaannya untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

"Contoh, anaknya tidak ada yang terlibat dalam dunia politik, tidak ada yang main-main dalam urusan proyek atau kebijakan terkait dengan keuntungan itu sendiri. Anaknya mau daftar PNS dan tidak keterima itu pun juga dilakoni," tambah Karding.

Berbeda jauh dengan apa yang terjadi pada zaman Orde Baru, seluruh keluarga dan anak-anaknya tidak ada yang tidak bermain proyek negara.

"Seakan-akan kita ini maling. Jadi, ini yang menurut saya harus kita sesalkan seorang pemimpin menyampaikan itu d idepan tokoh-tokoh dari negara lain," tandasnya. (Fdi)

#Prabowo Subianto #Abdul Kadir Karding
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Indonesia
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meluncurkan 11 proyek hilirisasi di IWIP Maluku Utara. Nantinya, ada ekspor perdana baterai EV.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Bagikan