MerahaPutih.com - Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah dari berbagai fakultas menggelar aksi unjuk rasa di kantor rektorat, Senin (1/11).
Mahasiswa menuntut pembubaran UKM Menwa UNS. Hal itu dipicu tewasnya Gilang Endi Saputra (21) dalam Diksar Menwa UNS, Minggu (24/10).
Pantauan Merahputih.com, aksi dimulai dengan berkumpul di dekat markas Menwa UNS. Kemudian massa berjalan menuju depan rektorat UNS dan memulai orasi.
Baca Juga:
Mendagri Dorong Kampus Perbaiki Sistem Pembinaan Menwa
Massa juga membawa sejumlah poster yang antara lain bertuliskan, "Mereka Bunuh Gilang", "Menwa Berhutang Nyawa" dan "Justice for GE". Selain itu juga bertuliskan "Bubarkan Menwa! Bubarkan Menwa!".
Juru bicara aksi Elang Muhammad Fikri mengatakan, aksi ini sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya Gilang usai mengikuti Diklat Menwa akhir pekan lalu.
Ia menegaskan, kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena sudah sudah menyangkut hilangnya nyawa mahasiswa.
"Kami ingin meminta penjelasan lengkap terkait kronologi kematian almarhum Gilang. Ini jadi catatan buruk bagi kampus UNS," ujar Fikri.
Ia menilai, apa yang telah dilakukan kampus UNS terkesan menutup-nutupi kasus tersebut. Mahasiswa juga berhak mempertanyakan kelanjutan hasil autopsi yang sebelumnya sudah diungkap kepolisian.
"Kami perlu meminta transparansi dari pihak kampus, karena selama ini masih banyak yang simpang siur soal kasus ini," kata dia.
Baca Juga:
Polisi Jadwalkan Pemanggilan Seluruh Tim Dokter Autopsi Terkait Kasus Diklat Menwa
Mahasiswa UNS, lanjut dia, akan terus mengawal kasus ini karena ini menyangkut nama baik kampus.
Mahasiswa juga menolak tegas adanya kekerasan yang dilakukan UKM di kampus UNS.
"Melihat apa yang terjadi, UKM Menwa perlu ditinjau ulang untuk dibubarkan tidak cukup hanya dibekukan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Rektor UNS Terbitkan SK Pembekuan Menwa, Soal Autopsi Serahkan ke Polisi