Tak Perlu Khawatir, Stok Masker Masih Tersedia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 06 Maret 2020
Tak Perlu Khawatir, Stok Masker Masih Tersedia

Konferensi pers pengagalan pengiriman masker keluar NTT di markas Polres Kupang Kota, NTT, Kamis(05/03/20).ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit melakukan sidak ke LTC Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Kamis (5/3) siang.

Sejumlah toko yang menjual masker di lokasi itu tak luput dari pemeriksaan aparat kepolisian. Hal ini agar tidak terjadi penimbunan masker dan membuat harga menjadi mahal.

Baca Juga:

YLKI Nilai Anak Buah Anies tak Bermoral Naikkan Harga Masker

"Baru saja kita laksanakan sidak terkait isu menaiknya harga masker. Sehingga kita hari ini datangi salah satu distributor di wilayah Pasar Glodok," kata dia Kamis (5/3).

Dari hasil pengecekan, ternyata ketersedian masker di Glodok dinilai cukup untuk kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, harga jual masker pun kini sudah mengalami penurunan dratis tidak seperti di hari pertama Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia di tanah air terjangkit virus corona.

"Ketersediaan stok yang ada kita lihat cukup. Memang sempat terjadi panic buying di hari pertama sehingga pembeli naik beberapa kali lipat. Kemudian di hari berikutnya masyarakat sudah mulai menurun," tutur dia.

Warga membeli masker di Pasar Pramuka, Jakarta. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc).
Warga membeli masker di Pasar Pramuka, Jakarta. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc).

Menurut dia, tingginya harga selain ditimbun juga karena pedagang musiman yang memanfaatkan situasiguna mencari keuntungan besar. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan masker yang habis di beberapa toko.

"Jadi tidak perlu membeli yang berlebihan karena nanti akan menyulitkan diri kita sendiri," tandasnya.

Ia mengatakan, stok ketersedian masker di Indonesia masih cukup. Untuk itu, masyarakat diminta tidak panik.

“Jadi, saya imbau kepada masyarakat tentunya bahwa tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok untuk masker cukup. Jadi, tidak perlu membeli berlebihan sehingga nantinya justru akan menyulitkan diri kita sendiri,” kata dia

Baca Juga:

Penimbunan Masker Itu Kejahatan Ekonomi dan Bisa Dipidanakan

Berdasar hasil sidaknya pada distributor di kawasan Glodok, Listyo menyebut mereka bisa mengeluarkan jumlah masker sesuai dengan stok yang dimiliki setiap harinya.

“Kebanyakan yang membeli adalah pedagang musiman yang kemudian melihat peluang dari jual-beli masker ini tentunya akan mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak bea cukai agar masker dan hand sanitizer tidak dijual keluar negeri. Hal tersebut tak lain guna memprioritaskan kebutuhan di dalam negeri terlebih dulu.

“Saya minta rekan-rekan di Bea Cukai untuk kemudian membatasi dan menahan barang-barang yang akan diekspor, sehingga prioritas yang ada di dalam negeri sampai pemantauan terhadap suspect yang ada pengumuman resmi, situasi kita kembali normal,” katanya lagi. (Knu)

Baca Juga:

PB IDI Kritik Masyarakat yang Salahgunakan Penggunaan Masker

#Masker #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Indonesia
Sekda DKI Instruksikan Lurah Ajak Warga kembali Pakai Masker Hadapi Polusi Udara
Hal itu tertuang dalam Instruksi Sekretaris Daerah (Insekda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2023 tentang Upaya Percepatan Penurunan Tingkat Pencemaran Udara Sekda Provinsi DKI Jakarta.
Mula Akmal - Selasa, 05 September 2023
Sekda DKI Instruksikan Lurah Ajak Warga kembali Pakai Masker Hadapi Polusi Udara
Bagikan